Sabtu, 25 Juni 2016

NARASI KERINDUAN MUSIM KERING 2011

NARASI KERINDUAN MUSIM KERING 2011
(untukmu, LW)

masih terekam segala jejak
saat kubertemu dikau diawal musim pancaroba pertama
saat wajahku teramat lusuh
jiwa yang meradang
saat langkahku kian memaku
diatas tapak kaki yang merapuh

berjalan begitu saja
bagai roda waktu yang berputar tak kenal henti
tiada peraduan tuk sekedar menanti
tergerak begitu cepat
hingga akhirnya kubertemu denganmu di musim yang kian mengering ini

pertemuan yang singkat
tak mampu kuurai
merekayasa dengan sekedar  mendramatisasinya
namun begitu kentara
ada getar kerinduan yang mengalir deras
antara aku dan dikau
walau jarak memisahkan
walau waktu hampir menenggelamkan ingataku akan senyummu
namun inilah rinduku
suatu narasi dimusim kering.

JEMBING SASTRO.2011

......................
hai bidari malamku
masa ini bagaikan pedati dijalanan tak berujung
jiwa meradang dimusim kian mengering.
hai bidariku
aku mencinta saat bunga yang harum ta lagi mekar
namun aku mencinta saat kembang itu kan jadi buah ranum

berebut madu dengan lebah yang haus dimusim kemarau.....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar