Sabtu, 25 Juni 2016

Lukisan Kecil Dalam Ruang Kosong Sang Pemberontak

“Lukisan Kecil Dalam Ruang Kosong Sang Pemberontak”

ada kegalauan yang luar biasa dalam pikiran dan rasaku, 
bercampur-aduk dg jiwa pemberontakanku,
inikah ekstaseku, 
dibawah guyuran gerimis kecil yang dingin bekukan aliran darah ditubuhku, 
kerinduanku akan sebuah pembebasan dan kemerdekaan jiwa insani. 

malam akan datang, 
dimana aaku akan bercengkerama dengan kegelapan dan keheningan,
dan bulanpun tak akan mau tuk memperlihatkan wajahnya 
karena takut atau sekedar malu untuk disebut sang pecundang ditanah yang kering. 

sedang kerinduanku terus menghaebat pada dirimu oh adindaku nan jauh dipulau seberang, 
atau karena kau sudah hilang, 
terbawa gelombang besar yang tak akan pernah kembali, 
dan hanyalah lukisan kecil wajahmu dalam ruang kosong dibilik jiwaku yang tak kan mungkin hilang atau sekedar luntur oleh massa sedetikpun. 

dinda …..
karena wajahmu dalam bilik jiwaku inilah sebagai kekutan yang menyumbar 
dan tak akan pernah berhenti mengeluarkan energi pemberontakanku, 
dan kau pulalah magnet dari ekstase kerinduanku 

AHLAN EL-FAZ.1431

Tidak ada komentar:

Posting Komentar