Rabu, 29 Juni 2016

DI PEMBERHANTIAN

DI PEMBERHENTIAN I

Berdiri memaku
Ada keresahan, kerinduan dan kegelisahan yang bercampur aduk

Inginku cepat sampai pada tujuan
Namun jalan terus berbeda
Berliku dan berbelok arahnya

Ada kebutuhan, cita-cita, obsesi dan ambisi
Tak mungkin aku cela dan habisi
Bunuh mati dan aku kubur dipagi yang masih dini

Di pemberhentian aku masih berdiri
Menatap jalan menanjak dan berkelok
Satu jalan baru yang harus aku tapaki
Menuju pemberhentianku yang terakhir
Stelah aku lalui rintangan dan kejayaan hidupku.

Purwokerto, 2010


DI PEMBERHENTIAN II

Aku masih belum bisa menyapa
Atau skedar menerka
Siapakah gerangan
Dan apakah itu untuk hari esokku!....

Serasa bumi kian melamban
Namun waktuku menghitung cepat
Esok aku harus berubah
Merubah jalan-jalanku

Orientasi hidupku dengan jejak yang kuat
Membangun pondasi kemandirian yang kokoh
Dan mengikat kuat jejaringku

Walau da kegelisahan yang luar biasa
Gejolak berontak yang terus meletup-letup
Aku tak mau ragu-ragu dan konyol
Dan terkubur ditengan jalan

Sekali kulayarkan kapalku
Ribuan dermaga kejayaan dipulau kejayaan kusinggahi.

Kampung Lama, 2010


Tidak ada komentar:

Posting Komentar