Minggu, 30 Oktober 2016

Pidato Politik Agus Harimurti Yudhoyono

IDATO POLITIK
AGUS HARIMURTI YUDHOYONO
PADA AWAL KAMPANYE PILGUB DKI JAKARTA 2017

JAKARTA, 30 OKTOBER 2016


Bismilahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh           
Salam sejahtera untuk kita semua
Om swastiastu
Namo buddhaya.

Bapak Ibu, saudara-saudara, warga Jakarta yang saya cintai dan saya muliakan;

Pada hari Jumat pagi, sepuluh hari yang lalu, Saya mengunjungi kawasan Luar Batang di kecamatan Penjaringan Jakarta Utara. Dulu, tempat ini adalah salah satu titik perlawanan terhadap penjajah Belanda. Kini, sebagian masyarakat menempatkan Luar Batang sebagai salah satu titik perlawanan terhadap ketidakadilan dan kesenjangan sosial.

Ketika saya turun ke lapangan, berjalan menuju Masjid Luar Batang untuk menunaikan Shalat Jumat, dan melintasi pemukiman padat penduduk, tiba-tiba, seorang ibu separuh baya meraih, lalu menggenggam tangan saya erat-erat.

Ibu ini menatap saya lekat-lekat. Sambil agak bergetar suaranya, dia mengatakan “Saya tidak menyangka, ada calon gubernur yang datang kesini. Tolong kami pak, Kami Butuh keadilan. Jangan lupakan kami.”

Ibu ini adalah bagian dari warga setempat yang cemas pemukimannya akan digusur dengan alasan penataan lingkungan.

Malam harinya, tatapan dan amanat ibu ini terus bergetar dalam ingatan saya. Lantas Saya duduk tafakur. Memori ke detik-detik peristiwa pengambilan keputusan untuk ikut dalam Pilkada DKI ini hadir kembali. Tanggal 22 September 2016, usai Shalat Istikharah saya berdialog dengan Tuhan Yang Maha Besar; “Ya Allah, apakah ini sebuah godaan akan kekuasaan ataukah sebuah panggilan tugas yang suci?”

Sebuah kalimat Robert Frost yang muncul sebagai screen saver di layar laptop saya usai istikarah adalah: Two roads diverged in a wood, and I took the one less travelled by, and that has made all the difference... memandu saya untuk meyakini bahwa ini adalah sebuah petunjuk dari Tuhan. Mengambil jalan yang lebih jarang dilalui, dimana hampir sulit ditemukan seorang Mayor dengan masa dinas 16 tahun, keluar dari zona nyaman dengan mengakhiri ikatan dinas di TNI dan ikut dalam pemilihan Gubernur, menjadi sebuah keputusan besar dan tidak mudah dalam perjalanan hidup saya.

Pertemuan dengan Ibu warga Luar Batang sebagaimana yang saya ceritakan tadi memperteguh keyakinan diri dengan keputusan yang telah saya ambil. Bismillahirrahmanirrahiim, keputusan saya untuk mengakhiri ikatan dinas di TNI dan maju sebagai Calon Gubernur DKI, saya yakini sebagai sebuah panggilan tugas suci untuk membela hak-hak warga yang tertindas dan diperlakukan tidak adil seperti yang dialami warga Luar Batang, serta untuk pembangunan kemashlahatan seluruh umat yang lebih besar, tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan antar golongan.

Benar bahwa Jakarta harus terus berkembang, tetapi pada saat yang sama kita wajib memastikan agar warganya bisa hidup aman, adil, sejahtera dan makmur. Tidak boleh lagi ada warga Jakarta yang takut terhadap pemerintahnya sendiri atau khawatir diperlakukan tidak adil. Pembangunan Jakarta haruslah untuk Rakyat, bukan untuk segelintir golongan.

Untuk itu, saya hadir disini untuk mengawali kerja lapangan, memenangkan pemilihan Gubernur DKI Jakarta, agar kelak tidak ada lagi warga Jakarta yang termajinalkan meski pembangunan fisik dan infrastruktur dilakukan. Saya akan gunakan semua ilmu dan pengalaman, penugasan, serta pendidikan bahkan network internasional saya, untuk membangun Jakarta yang berkelas dunia.

Saya hadir disini, sekali lagi, untuk memimpin Perubahan itu ke arah yang lebih baik dan untuk menjawab Panggilan Tugas yang telah dipercayakan oleh Allah SWT, masyarakat Jakarta melalui perwakilannya dan hadirin sekalian.

Karenanya, saya tanyakan kepada Bapak Ibu dan saudara-saudara yang berada di depan saya; “Apakah Bapak Ibu dan Saudara semua menginginkan perubahan itu?” ..



“Selanjutnya, jika benar Bapak Ibu dan Saudara semua menginginkan perubahan itu, Apakah Bapak Ibu dan Saudara menginginkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang memimpin perubahan itu?”


Alhamdulillah, Alhamdulillah... hari ini kita bersatu dalam do'a, harapan dan cita-cita, untuk menyongsong hari esok yang lebih baik...

Ya, kita hadir di sini, karena kita ingin bersama-sama melakukan perubahan ~ perubahan menuju Jakarta yang lebih baik.

Mengapa kita sungguh ingin melakukan perubahan untuk Jakarta?

Ya, karena di samping banyak kemajuan & hal-hal yang sudah dicapai, tetapi, tidak sedikit keadaan dan hal-hal yang belum baik, tidak sedikit pula masalah yang tidak diselesaikan sebagaimana mestinya.

Bahkan, saya melihat banyak "Bom Waktu", yang kalau dibiarkan akan berbahaya ~ berbahaya bagi kehidupan masyarakat Jakarta  yang kita cintai bersama ini.

Oleh karena itu, keadaan yang belum baik itu, masalah yang bisa membikin Jakarta makin buruk itu,  bahkan "bom-Bom Waktu itu" , tidak boleh kita biarkan, dan harus kita atasi, & carikan jalan keluarnya.


Saudara-saudara,

Sebagai warga Jakarta, pasti kita punya mimpi & cita-cita. Pasti kita punya harapan, agar Jakarta di masa depan menjadi lebih baik.

Benar, saya & Ibu Sylvi juga punya harapan & cita-cita, dan tentunya juga kebanggaan sebagai warga Jakarta.

Kita bangga, karena Jakarta adalah Kota Proklamasi, karenanya,  di masa depan Jakarta harus kaya dengan monumen dan museum sejarah bertaraf internasional, agar anak cucu kita dan juga dunia, tahu kepahlawanan dan perjuangan besar bangsa Indonesia di masa silam.

Kita juga bangga, tinggal di kota Metropolitan  yang dengan daerah penyangga penduduknya berjumlah 14 juta, dengan berbagai dinamika dan peluang untuk kemajuan.

Kitapun tahu, Jakarta juga merupakan wajah atau etalase Indonesia. Karenanya, di masa depan Jakarta harus lebih baik ~ segalanya. Termasuk lebih bersih, lebih indah dan lebih hijau, supaya kita tidak malu sebagai bangsa Indonesia.

Tetapi, saudara-saudara ... Jakarta tentu bukan hanya itu ...

Jakarta juga sebuah kota dunia (Global City), yg di abad 21 ini  sebagaimana banyak kota besar di dunia haruslah menjadi sebuah kota Pintar, Kreatif dan Ramah Lingkungan

Ya, harus menjadi "Smart, Creative and Green City".

Kalau penduduk Jakarta mau bekerja keras, dan dipimpin oleh  pemimpin yg visioner, Jakarta yg maju, modern dan ramah lingkungan itu Insya Allah akan bisa kita wujudkan.

Kita harus memastikan Jakarta masa depan adalah Jakarta yang kuat ekonominya, yang maju infrastrukturnya, yang menghormati nilai-nilai demokrasinya, yang melindungi serta memajukan hak-hak asasi manusianya, serta yang mampu menjaga identitas, seni  budaya dan akar tradisinya.

Tetapi  ingat ... Jakarta adalah milik semua, milik rakyat, sehingga harus diberlakukan sebagai sebuah "ruang kehidupan".

Dalam perspektif sistem, Jakarta adalah "Sistem Ruang Kehidupan".

Di kota ini semua punya hak untuk hidup secara layak, tenteram dan bermartabat. Di kota ini, penghuninya juga harus merasa bahagia sehingga kemajuan Jakarta tidaklah boleh meninggalkan luka dan rasa kalah bagi sebagian penghuninya.

Itulah sebabnya saya & Ibu Sylvi memiliki motto besar ...

"Jakarta untuk rakyat"
"Jakarta untuk kita semua"

Sehingga,  janganlah yang menikmati & hidup bahagia hanya  golongan tertentu .

Janganlah pula, hanya mereka-mereka yg kuat yg menentukan hukum & memaksakan kehendaknya. Mereka yang lemahpun harus didengar  serta dihormati hak & martabatnya. Mereka berhak hidup layak & tenteram di kota ini, dan janganlah dengan sengaja mereka dipinggirkan bahkan dilempar dari ruang  kehidupan yang besar ini.

Jakarta masa depan, harus anti terhadap semua bentuk penindasan dan kekerasan.

Jakarta harus menjadi kota yang berciri keadilan, kebebasan dan kesetaraan.

Jakarta harus menjadi kota yang penuh toleransi dan harmoni. Semua yang tinggal, bekerja dan berekreasi di kota ini harus merasa aman dan tenteram. Apapun agama, etnis, suku dan asal daerahnya. Siapapun dia ... Yang kaya atau yang miskin, yang berpangkat ataupun yang tidak.

Jakarta juga harus memancarkan semangat dan keberanian hidup kaum muda di dalamnya

Alangkah bersyukur dan bangganya Indonesia jika di masa depan Jakarta menjadi kota yang bersih dan tertib. Menjadi kota yang maju secara financial serta menjadi kota yang romantis dan penuh nostalgia.

Saudara-saudara, warga Jakarta yang saya cintai,

Kita harus tahu, dewasa ini wajah Jakarta seperti apa? Permasalahan dan tantangan yang kita hadapi juga seperti apa.

Marilah kita potret wajah Jakarta saat ini.

Ekonomi Jakarta, 2 tahun terakhir ini mengalami penurunan. Pertumbuhan melambat, kemiskinan meningkat, daya beli rakyat menurun dan pengangguranpun juga meningkat. Pasar dan tempat-tempat pembelanjaan menjadi makin sepi.  Kalaulah masyarakat datang, tetapi yang benar-benar berbelanja jauh lebih sedikit. Akibatnya, kehidupan rakyat, utamanya golongan miskin dan kurang mampu menjadi sulit.

Dan karena mendapatkan lapangan kerja & penghasilan juga sulit, saudara-saudara kita yg tak beruntung itu banyak yang mulai putus asa & kehilangan harapan.

Sementara itu, kesejahteraan rakyat Jakarta, utamanya pendidikan dan kesehatan masih menghadapi tantangan.

Benar, 10 tahun terakhir ini, baik pemerintah pusat maupun pemerintah Jakarta, telah bekerja keras utk meningkatkan pendidikan dan kesehatan masyarakat. Namun, di sana sini ~ terutama bagi keluarga tidak mampu masih tetap saja mengalami kesulitan dalam hidupnya.

Kasus kekurangan gizi & nutrisi, utamanya anak balita, juga masih dialami banyak keluarga. Kondisi ini tentu sangat mengganggu perkembangan anak untuk tumbuh menjadi manusia yang sehat, cerdas dan berkualitas.

Jakarta juga menghadapi permasalahan sosial yang serius. Kerasnya kehidupan, kemiskinan di masyarakat bawah perkotaan, migrasi dari luar Jakarta yang terus berlangsung, serta ketimpangan yang lebar antara yang kaya dengan yang miskin membikin hawa sosial Jakarta panas yang setiap saat bisa menjadi benturan sosial.

Keamanan di Jakarta juga tergolong buruk...

Dari 50 kota di dunia, Jakarta dinilai sebagai kota yang paling tidak aman. Jakarta bukan hanya dihantui oleh kejahatan jalanan, kekerasan horizontal, serta kejahatan narkoba, tetapi juga, masih rawan terhadap aksi-aksi terorisme.

Di sisi lain, masyarakat Jakarta juga sering merasakan betapa hukum dan keadilan belum tegak benar.

Kepada masyarakat sering dipertontonkan penegakan hukum yang tebang pilih. Tajam ke bawah ~ tumpul ke atas. Banyak juga yang bertanya, siapa yang paling kuat atau paling kuasa di negeri ini. Siapa yang menjadi panglima, hukum atau politik?

Perasaan tidak adil seperti inilah, ditambah dengan ketimpangan sosial-ekonomi yang menganga membuat rakyat kecil merasa kalah, tersisih ... dipinggirkan dan ditinggalkan.

Kita menyaksikan, pemerintahan dan birokrasi Jakarta juga sering menjadi sorotan ...

Rakyat Jakarta ingin pemimpin dan pemerintah daerahnya transparan, adil dan bertanggung jawab. Rakyat bertanya apakah pemimpinnya amanah? Apakah pemimpinnya taat hukum dan undang-undang? Apakah negara dan rakyat tidak dirugikan? Bagaimana keuangan dikelola dan dari mana uang itu berasal?.

Dan ketika terjadi gesekan atau aksi-aksi paksa terhadap warga ~ seperti penggusuran, masyarakat juga bertanya  kepada siapa pemimpin & pemerintahan di Jakarta berpihak?

Wajah, permasalahan dan tantangan Jakarta seperti itu juga nampak dan saya rasakan ketika sebulan ini saya bertemu dengan rakyat dari berbagai kalangan, di berbagai sudut kota Jakarta.

Memang harus kita akui bahwa sejak 71 tahun kemerdekaan Indonesia, Jakartapun semakin maju dan berkembang.

Itu semua merupakan jerih payah dari para pemimpin & generasi terdahulu. Baik pada tingkat nasional, mulai dari Presiden Soekarno hingga Presiden-Presiden berikutnya. Maupun pada tingkat Jakarta, termasuk Bang Ali Sadikin dan Gubernur-Gubernur yg lain. Kita harus berterima kasih kepada beliau semua.

Namun, kita harus jujur ~ masih banyak permasalahan serius yg harus diatasi serta masih banyak pula kekurangan dan ketertinggalan  yg harus kita kejar & penuhi 5-10 tahun mendatang.

Saudara-saudara,
Tadi, sudah saya jelaskan keadaan Jakarta dewasa ini termasuk tantangan & permasalahannya.

Pertanyaannya sekarang ... Jakarta yang kita inginkan seperti apa?

Saya dan Ibu Sylvi berpendapat, Jakarta yang ingin kita wujudkan adalah .... Jakarta yang makin maju, makin aman, makin adil, makin bermartabat dan makin sejahtera.

Kita ingin, 15 tahun mendatang Jakarta menjadi kota Metropolitan yang maju & modern tetapi tetap memiliki jati diri dan berakar pada nilai budayanya. Kita ingin, 5 tahun mendatang sebagian besar permasalahan mendasar dapat diatasi atau paling tidak kondisinya jauh lebih baik.

Tetapi kita menyadari, Jakarta idaman seperti itu tak akan datang dari langit, juga bukan pekerjaan yang mudah. Tak cukup pula dengan kata-kata atau janji-janji kosong belaka. Banyak syaratnya dan banyak pula yang harus kita kerjakan.

Tetapi ... Ada satu hal yang penting.

Kita bisa mengubah Jakarta ke arah yang jauh lebih baik jika Gubernur mendatang memiliki & menjalankan 3 hal.

Pertama, Gubernur Jakarta memiliki Visi, Misi dan Kebijakan yang tepat dan tajam.

Kedua, Gubernur mendatang bisa mengubah paradigma pembangunan Jakarta yang berlaku saat ini, menjadi paradigma Jakarta sebagai ruang kehidupan yang bermartabat, dimana pembangunan dilaksanakan secara adil, berimbang dan inklusif.

Dan, ketiga, Gubernur mendatang diharapkan menjalankan model kepemimpinan yang baru. Kepemimpinan yang tegas, berenergi tinggi, mau bekerja keras, adil dan mengayomi. Juga kepemimpinan yang melibatkan dan memberdayakan para pemimpin bawahannya utamanya para walikota yang juga memiliki peran yang penting.

Jika rakyat memberikan mandat kepada saya, sebagai Gubernur saya akan menjalankan 3 hal tersebut.

Saudara-saudara, warga Jakarta yang saya cintai.

Setelah ke 3 hal tersebut dimiliki dan dijalankan, mesti ditetapkan program aksi yang tepat dan terarah, dan kemudian dijalankan dengan sungguh-sungguh sampai hasilnya nyata dan dapat dirasakan rakyat.

Di antara program aksi tersebut ada 10 Program Unggulan yg akan saya jalankan jika Allah SWT menakdirkan & jika rakyat memberikan mandatnya kepada saya & Ibu Sylvi  untuk memimpin Jakarta 5 tahun mendatang.
-----------------------------------

10 Program Unggulan itu adalah .....

Program 1 adalah Bantuan Langsung kepada Golongan Miskin dan Kurang  Mampu.

Program ini meliputi :
=​​ Bantuan langsung utk tingkatkan daya beli rakyat.
=​​ Bantuan langsung utk balita & lansia.
=​​ Penguatan jaring pengaman sosial yang lain.

Jika program ini dijalankan secara serius, kemiskinan akan jauh menurun dari 3,75 % saat ini menjadi 2,75 % 5 tahun yang akan datang. Ketimpangan juga akan menurun dari index gini 0,41 menjadi 0,35. Besaran anggaran selama 5 tahun kita tambahkan (atau on top dari anggaran yang ada) hingga Rp. 15 Triliun.

Program 2 adalah pengurangan pengangguran dan penciptaan lapangan kerja.

Program ini meliputi :
=​​ Pelatihan kerja & kewirausahaan.
=​​ Bantuan dana bergulir.
=​​ Pengembangan koperasi & UMKM.
=​​ Pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Jika program ini dijalankan secara intensif, pengangguran akan jauh menurun, dari 5,7 % saat ini menjadi 3,7 % dalam 5 tahun yang akan datang. Besaran anggaran tambahan untuk 5 tahun hingga Rp. 10 Triliun.

Program 3 adalah  Peningkatan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru.

Program ini meliputi
=​​ Peningkatan besaran KJP (Kartu Jakarta Pintar).
Jika ada berita dan desas-desus kalau Agus dan Sylvi jadi Gubernur dan Wakil Gubernur, KJP dihilangkan, itu tidak benar. Itu uang negara, itu hak rakyat. Justru insya Allah akan kita tingkatkan.
=​​ Peningkatan beasiswa miskin.
=​​ Peningkatan beasiswa prestasi.
=​​ Bantuan pendidikan sekolah negeri, swasta serta Madrasah & agama lainnya, termasuk peningkatan kesejahteraan guru-gurunya.
=​​ Mendirikan SMA Unggulan (Boarding School) gratis untuk siswa keluarga miskin.

Program 4 adalah  Peningkatan Kesehatan.

Program ini meliputi
=​​ Peningkatan besaran KJS (Kartu Jakarta Sehat)
=​​ Pembebasan iuran BPJS layanan kategori kelas 3
=​​ Penambahan Puskesmas & Posyandu, termasuk fasilitas rawat inap di Puskesmas
=​​ Penambahan mobil ambulans dan pengadaan motor-​​motor ambulans agar bisa menembus kemacetan dan memasuki gang-gang yang sempit

Program 5 adalah Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi, Investasi dan Stabilisasi Harga

Program ini meliputi
=​​ Investasi, termasuk utk pangan, energi dan air bersih
=​​ Pembelanjaan pemerintah Jakarta harus signifikan, karenanya penyerapan anggaran Jakarta yang sangat rendah harus diperbaiki
=​​ Menjaga daya beli rakyat
=​​ Stabilisasi harga, termasuk operasi pasar jika diperlukan

Sasaran pertumbuhan ekonomi  rata-rata 5 tahun ke depan 6,7 %

Program 6 adalah Peningkatan Pembangunan Infrastruktur dan Perumahan

Program ini meliputi
=​​ Percepatan dan penambahan infrastruktur jalan
=​​ Peningkatan prasarana perumahan rakyat
=​​ Peningkatan prasarana air bersih

Program 7 adalah Menjadikan Jakarta Sebagai Kota Pintar, Kreatif dan Ramah Lingkungan ("Smart, Creative and Green City")

Program ini meliputi
=​​Penambahan transportasi publik dan manajemen lalu lintas untuk kurangi kemacetan (sejumlah hal)
=​​Pelayanan publik yang cepat, berkualitas dan murah
=​​Aplikasi ICT utk pemerintahan, jasa, bisnis dan pendidikan
=​​Pengembangan industri kreatif dgn daya inovasi yg tinggi
=​​Tata ruang yang sehat, ramah lingkungan, ramah rakyat dan ramah pedagang kali lima ~ untuk PKL kuncinya adalah ditata dan diberdayakan, bukan disingkirkan dan dihilangkan
=​​Pengelolaan sampah dan konversi ke energi listrik
=​​Agar Jakarta makin ramah lingkungan, diperbanyak penggunaan bahan bakar gas untuk kendaraan
=​​Perkuatan dan pemberdayaan pasukan orange & peningkatan kesejahteraannya
=  Peningkatan efektifitas upaya mengatasi banjir
=​​Pembangunan ruang terbuka hijau dan prasarana olah raga & rekreasi (stadion sepak bola)
=​​Pengembangan wisata kota, zona PKL dan kesenian, kerajinan & kuliner betawi (termasuk batik)
=​​Penghijauan & penanaman hingga 5 juta pohon ~ ​​dimasa depan Jakarta tidak boleh kalah dengan kota  kota lain di dunia dalam keindahan bunga-bunga dan pohon-pohonnya yang hijau.

Program 8 adalah Peningkatan Keamanan Kota dan Kerukunan Warga

Program ini meliputi
=​​Pemeliharaan keamanan lingkungan, program Neighborhood Watch dan Pemberdayaan Kelurahan, RW dan RT
=​​Apapun sistem yang dipilih untuk pengadaan KTP, Ketua RT dan RW wajib mengetahui siapa saja yang tinggal di wilayahnya (narkoba dan terorisme)
=​​Pemeliharaan toleransi dan kerukunan masyarakat, serta peningkatan  sensitifitas terhadap isu SARA ~ di masa depan kasus sara seperti Al-Maidah 51 yang melukai hati umat Islam harus dapat dicegah

Program 9 adalah Penegakan Hukum dan Keadilan Bagi Semua "Justice For All"

Program ini meliputi
=​​Pemberantasan korupsi tanpa tebang pilih
=​​Pemberantasan kriminalitas kota (patroli keamanan)
=​​Pemberantasan narkoba

Program 10 adalah Peningkatan Kualitas Pemerintahan dan Birokrasi

Program ini meliputi
=​​Pembangunan good governance dan birokrasi yang responsif
=​​Pencegahan penyalahgunaan makna diskresi oleh pemimpin
=​​Penjagaan hubungan yang sehat dan produktif antara Gubernur dan DPRD
=​​Peningkatan gaji dan kesejahteraan jajaran pemerintahan secara adil, rasional dan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia
=​​Pengurangan dana operasional Gubernur hingga 30 % dari alokasi saat ini, karena saya nilai angkanya terlalu besar

Besaran anggaran untuk mendanai 10 Program Unggulan ini dihitung sesuai prospek dan proyeksi ekonomi Jakarta 5 tahun ke depan. Tentu dengan asumsi tidak ada krisis ekonomi yang terjadi, serta tidak ada perubahan drastis dari alokasi anggaran yang diberikan pemerintah pusat kepada Jakarta.

Saya tahu bahwa setiap RAPBD harus mendapat persetujuan DPRD, oleh karena itu saya akan berjuang sekuat tenaga  agar DPRD Jakarta memberikan dukungan terhadap 10 Program Unggulan ini. Saya yakin, untuk rakyat dan Jakarta yang lebih baik, pihak Eksekutif dan Legislatif memiliki komitmen yang sama.
------------------------------------------------

Saudara-saudara,

Tuhan tidak akan mengubah nasib sebuah kaum, melainkan kaum itu sendiri yang  mengubahnya

Allah SWT tak akan mengubah nasib & masa depan Jakarta, kecuali kita semua mau berikhtiar & bekerja keras, seraya memohon pertolongan Allah, untuk bersama-sama mengubah nasib & masa depan Jakarta yang kita cintai

Karenanya, ke depan .... 5 tahun mendatang, mari kita bersatu & bekerja keras untuk membangun & mewujudkan  Jakarta seperti itu

Saya amat sadar & paham ~ peran pemimpin  (Gubernur & Wakil Gubernur) amat penting  dalam mewujudkan Jakarta yg lebih baik

Seorang pemimpin haruslah ....

Punya konsep & solusi ~ bagaimana cara memajukan Jakarta & bagaimana cara mengatasi masalah yang ada

Seorang pemimpin juga harus adil ~ bukan hanya memikirkan satu golongan saja, tetapi untuk semua ~ dengan lebih peduli & berpihak kepada mereka yang miskin & terpinggirkan

Sifat adil bagi pemimpin Jakarta juga harus tercermin dalam semangat dan kepekaannya untuk menghormati semua golongan dan semua etnis, serta menaungi dan mengayomi semua umat beragama

Seorang pemimpin juga harus taat terhadap undang-undang & peraturan ~ bukan main terjang & langgar,  karena akan merusak sistem yang ada,  apalagi jika disertai dengan penyimpangan yang nyata-nyata merugikan negara

Seorang pemimpin juga harus dekat dengan rakyatnya, mencegah ucapan dan perilaku yang kasar ~ yang bisa melukai hati rakyat yg juga berhak untuk tinggal & hidup di kota ini dengan tenteram

Seorang pemimpin memang harus tegas, bertindak cepat dan mau bekerja keras ~ tetapi, tegas tidak berarti kasar dan beringas, bertindak cepat tidak berarti harus melanggar undang-undang & aturan.

Saudara-saudara,
Terhitung sejak mengikuti akademi militer saya pribadi pernah bertugas di dunia militer selama 20 tahun, karena itu saya sangat mengerti apa artinya tegas

Hari ini,  melalui mimbar ini saya sampaikan jika saya ditakdirkan oleh Allah  menjadi pemimpin Jakarta ...

Saya akan tegas & keras terhadap segala bentuk kejahatan.
Saya akan tegas untuk menegakkan aturan yang berlaku di Jakarta
Saya akan tegas untuk menolak sesuatu yang tidak adil & sangat merugikan rakyat
Saya akan tegas untuk memberantas berbagai penyimpangan, apalagi yang sangat merugikan negara

Sementara itu, saya tidak suka dengan pertentangan kelas.  Saya juga bukan demagog yang suka menghasut yang miskin untuk melawan yang kaya.

Saya juga tidak anti konglomerat dan para pengusaha kaya ...mengapa?

Ya, karena kita ingin di Jakarta ini investasi tumbuh dan bisnis bergerak. Kalau dunia usaha bangkit & tumbuh baik,  lapangan pekerjaan bagi rakyat akan tersedia lebih banyak. Penerimaan pajak juga akan meningkat

Dengan penerimaan negara & daerah yang meningkat kita bisa membangun infrastruktur, mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendidikan & kesehatan dan lain-lain

Nah, disini peran dunia bisnis amat besar. Kita memerlukan dunia usaha. Yang penting para pengusaha jangan melanggar undang-undang &  aturan. Tak perlu harus melakukan suap-menyuap. Bisnisnya jangan merusak lingkungan, dan jangan korbankan rakyat demi keuntungan yang melebihi kepatutannya

Memang saya berempati kepada kaum miskin. Secara moral pemimpin manapun harus begitu. Kita tingkatkan pendidikan & kesehatan bagi yang miskin serta bekal & bantuan yang lain,   agar mereka bisa mengurangi sendiri kemiskinannya

Sungguh tidak baik saudara-saudara, jika di tengah gemerlapannya kota Jakarta serta kehidupan yang mewah bagi sebagian kalangan, ketimpangan di Jakarta makin menjadi-jadi. Kita tidak boleh membiarkannya. Pemimpin yang melakukan pembiaran seperti ini bisa dikategorikan sebagai melakukan  kejahatan terhadap kemanusiaan.

Namun, jangan salah mengerti ...tidak berarti yang tak masuk golongan miskin tidak mendapatkan perhatian. Tidak ! Semua harus dimajukan  dan disejahterakan.
Saya juga tahu kelompok menengah (middle class) yang jumlahnya amat banyak di Jakarta ini, perlu juga diberikan peluang untuk lebih maju lagi.

Tidakkah hakikatnya pembangunan itu untuk semua? "Development For All"

Upaya di masa depan untuk memberikan pelayan publik yang mudah, murah dan cepat, untuk mempermudah dan mempercepat perijinan, termasuk perijinan bisnis dan investasi, untuk mengurangi kemacetan serta mengurangi polusi udara di Jakarta misalnya, semua ditujukan untuk kepentingan semua warga Jakarta.

Saya amat sadar .... Tantangan yang dihadapi Gubernur Jakarta tidak ringan. Tetapi, dengan niat, semangat dan tekad yang kuat... Dengan cita-cita untuk membuat Jakarta lebih maju ... Untuk membuat Jakarta benar-benar untuk rakyat
Insya Allah, Jakarta yang lebih baik dapat kita wujudkan.  " a better Jakarta is possible"

Akhirnya, akhirnya ......

Dengan memohon ridho Allah SWT, serta dgn memohon  doa restu & dukungan masyarakat Jakarta .. Kami ~ Agus Harimurti Yudhoyono & Sylviana Murni SIAP untuk mengemban tugas yang mulia ini ke depan.

Meskipun saya tahu tugas itu tidak ringan, jika saudara-saudara kami warga Jakarta memberikan kepercayaan dan mandat kepada kami berdua, kami SIAP untuk mewujudkan Jakarta yang Insya Allah menjadi lebih baik 5 tahun mendatang.

Sebelum mengakhiri pidato politik ini, ijinkan saya bertanya kepada hadirin sekalian.
- Apakah kita semua ingin Jakarta lebih maju?
- Apakah kita semua ingin Jakarta lebih aman?
- Apakah kita semua ingin Jakarta lebih adil?
- Apakah kita semua ingin Jakarta lebih bermartabat?
- Apakah kita semua ingin Jakarta lebih sejahtera?
Kalau kita menginginkan semua itu, maka jawabannya hanya SATU.

YA, HANYA SATU.

Mari kita berSATU dalam hati, berSATU dalam pikiran, berSATU dalam langkah dan berSATU dalam perjuangan.

"ONE FOR ALL,  ALL FOR ONE"
"SATU UNTUK JAKARTA
JAKARTA UNTUK RAKYAT"

Sekian dan terima kasih. Mari kita berjuang bersama-sama. Tuhan bersama kita.

Wabillahi taufik wal hidayah
Wassalamu ala'ikum warahmatullahi wabarakatuh

Kamis, 27 Oktober 2016

Sumpah Pemuda 2016

Perjalanan panjang dan berliku, Brebes-Kediri-Jakarta, kutempuh tidak dengan waktu sehari, perjalanan menggapai impian, dan harapan. Dari pesantren ke pesantren, bergumul diduniA aktivis, berorganisasi semenjak sekolah menengah, berkeliling nusantara, melukis coretan masa, hidup dan percintaan dan tumbang. Dan bangkit lagi Mewarnai diri dari hijau merah kuning hitam biru, menjadi garesan warna penuh harmoni. Kini semua telah tersusun menjadi pijakan, usia yang hilang tak mungkin kembali, kini kutapaki perjuangan nilai, bergelut dengAn realitas, rakyat kecil yang harus diperjuangkan hak-hak nya, menata, membina, memperjuangkan, memimpin gerakan kemandirian ekonomi rakyat kecil. Sumpahku, ikrarku, pemuda untuk kemandirian ekonomi bangsa, Peradaban Tinggi Nusantara.

#dirgahayuPemudaIndonesia
#HariSumpahPemuda
#dirgahayuSangPemberontak
#JS.16
#HMI
#APKLI
#ICM
#IIKC
#BintangGaruda

Jakarta, 28-10-2016.
Ahlan EL-FAZ

Sabtu, 22 Oktober 2016

Lautan Asmara

Lautan Asmara

Mari kita nikmati "Der einsame hirte n el condor pasa", kerna hanya manusia yg lg mengarungi lautan asmara yg tau dmana ia akan menepi..

Menepi utk berlabuh diatas hamparan pasir putih dan sayup melambai dpenuhi pelukan hangat dr yg dcipta dan Mencipta, cinta melabuhkan diri seperti ombok dpantai, mendebur kemudian meresap, kembali ke pangkuan pertiwi

Hey kasih, lamat lamat suaramu terdengar dtelingaku, menuntun jiwaku untuk melukis tentang indahnya kerinduan anak seorang manusia, yaa, suara lembutmu mengukir cintamu djiwaku, hey kasih, dlm kerinduan ini aku hanya mengenal koma, tak pernah aku berhenti menuliskan rasa ini dlm bait percintaan kita, indah dan romantis, bagai sekar nan mekar dtaman bumi jawa, saat musim semi mula tiba

Dan senyum mu hey annisaku, sebangsa angin gunung yg sejuk menyegarkan dg misteri misteri dlm ciptaan nan elok memanja, Bunda, daku meradang dalam dekapan rembulan putih, langit langit putih dg selembar awan putih, suara binatang malam yg syahdu mengantarku untuk mendekap kekasihku

Dan cintaku ini hey purnama jiwaku, kau bukan siapa siapa utk meng-ada, sekuntum mekar diatas jernihnya air dbawah purnama rembulan putih dlangit jawa, bukan sekedar cinta kita menyatu dlm balutan penuh harmoni semesta, jika masanya tlah tiba, sucikanlah dirimu, jiwamu yg jernih, menyatu menjadi harmoni cinta kasih anak semesta

Dan cempaka putih menjadi saksi, saat senja mulai tiba, kuurai ribuan kata tentangmu dlm bait cinta nan merindu, bergelombang, menderu memanggil namamu hey kekasih, sekuntum harum mekar dtaman jiwaku, kaulah kecantikan itu, kaulah keindahan itu, kaulah harmoni itu, bersamamu mengarungi segala misteri, hingga diujung harapan ku kan menuntunmu kasih...

JS.15

Selamat Hari Santri Nasional

*HARI SANTRI NASIONAL*

_*RESOLUSI JIHAD*_
*(sejarah yang di terlupakan atau SENGAJA di lupakan?)*

Indonesia merdeka tanggal 17 agustus 1945, namun belum genap 1 bulan usia kemerdekaan, Indonesia langsung mendapat ujian yg berat. Tentara sekutu yang membonceng tentara Belanda mendarat di jakarta dan kota-kota besar lainya di Indonesia.

Bung Karno dan Bung Hatta berupaya melakukan upaya DIPLOMATIK untuk mendorong tentara sekutu bekerja profesional hanya mengurus tahanan saja dan tidak mengutak ngatik _Status kemerdekaan Indonesia,_ namun upaya itu tidak membuahkan hasil.
Bung Karno galau saat itu, beliau menganalisa bila sampai terjadi peperangan secara Sistematis, Indonesia pasti tidak akan bisa mengalahkan tentara sekutu, karena persenjataan mereka jauh lebih lengkap dan keahlian militernya lebih memadai.

Atas saran dari *Panglima Besar Jenderal SUDIRMAN,*  Bung Karno di minta untuk mengirim utusan Khusus kepada *Roisul akbar Nadhatul 'Ulama* (Ketua Umum NU) yaitu *Hadrotus Syaikh K.H. Hasyim Asy'ari*  di Pondok Pesantren _Tebu ireng Jombang._
TUJUANYA untuk meminta FATWA kepada Kyai Hasyim tentang bagaimana Hukumnya BERJIHAD membela negara yang notabene bukan negara islam seperti Indonesia.
Kyai Hasyim lantas memanggil
K.H. Wahab Hasbullah dari Tambak Beras Jombang. Kyai Wahab di minta untuk mengumpulkan para Ketua NU se Jawa-Madura untuk membahas persoalan ini, bukan hanya itu saja, mbah Kyai Hasyim juga meminta kepada para Kyai-Kyai Khos (utama) NU, untuk melakukan Sholat istiqoroh, salah satunya adalah mbah Kyai Abbas dari Pon-Pes Buntet Cirebon Jawa Barat.

22 oktober 1945 seluruh Delegasi NU Sejawa & Madura telah berkumpul di Kantor Pusat Ansor di Jl. Pungutan surabaya.
Kyai Hasyim langsung memimpin pertemuan tersebut dan kemudian di lanjutkan oleh Kyai Wahab. Setelah berdiskusi yang cukup panjang dan mendengarkan hasil istikhoroh para kiyai utama NU, pada esok siangnya tanggal 22 oktober 1945 pertemuan menghasilkan 3 rumusan penting yang kemudian di kenal dengan istilah RESOLUSI JIHAD NU

Isinya :
*Pertama :*
_*SETIAP MUSLIM , TUA, MUDA DAN MISKIN SEKALIPUN WAJIB MEMERANGI ORANG KAFIR YANG MERINTANGI KEMERDEKAAN INDONESIA.*_
*Ke-dua :*
_*PEJUANG YANG MATI DALAM PERANG KEMERDEKAAN LAYAK DIANGGAP SYUHADA' (mati syahid)*_
*Ke-tiga :*
_*WARGA YANG MEMIHAK KEPADA BELANDA DIANGAP MEMECAH BELAH KESATUAN DAN PERSATUAN OLEH KARENA ITU HARUS DI HUKUM MATI.*_

Dokumen Resolusi JIHAD di tulis dalam huruf ARAB-JAWA atau di sebut *huruf PEGON,* yang di tandatangi oleh K.H Hasyim Asy'ari, lalu di sebarluaskan keseluruh jaringan pesantren, tak terkecuali kepada para Komandan LASKAR HIZBULLAH & SABILILLAH di seluruh penjuru Jawa dan Madura.
Dokument Resolusi Jihad juga di muat dalam sejumlah media masa pergerakan pada masa itu, hanya berselang 3 hari pasca RESOLUSI JIHAD di cetuskan, 6.000 tentara sekutu mendarat di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan persenjataan lengkap.
Mendengar kedatangan pasukan PENJAJAH, RIBUAN SANTRI, MUJAHIDIN & PARA KIYAI Sejawa Timur bergerak menuju SURABAYA dan situasi pun terus memanas dan cenderung tidak terkendali.
RESOLUSI JIHAD NU telah memompa semangat PERALAWANAN RAKYAT dan MEMICU TERJADINYA PERTEMPURAN HEBAT selama 3 hari 3 malam di Surabaya, tanggal 27 sampai tanggal 29 oktober 1945. Tentara Inggris KEWALAHAN menghadapi perlawanan RAKYAT JAWA TIMUR.

Inggris lantas mendatangkan SOEKARNO ke Surabaya untuk di ajak berunding melakukan gencatan senjata. Pagi hari tanggal 30 oktober gencatan senjata di tandatangani pemerintah INDONESIA dan INGGRIS, namun pada sore harinya terjadi insiden di *jembatan merah*  yang menewaskan orang no.1 tentara inggris di surabaya yaitu JENDRAL MALLABI, gencatan senjatapun langsung berakhir.
Pengganti Jenderal Mallabi yaitu Jendral ROBERT MANSION mengultimatum laskar pejuang dan tentara Indonesia agar menyerahkan senjata kepada inggris paling lambat 10 november 1945, jika TIDAK inggris mengancam akan membumi hanguskan SURABAYA dan MEMBOMBARDIR Surabaya dari 3 arah sekaligus LAUT, DARAT dan UDARA.

Mendengar ancaman itu, para komandan LASKAR HIZBULLOH, SABILILLAH, MUJAHIDIN, TKR dan PARA SANTRI marah besar.
seorang pemuda bernama Soetomo atau yang lebih akrab di panggil BUNG TOMO, sowan kepada Kiyai Hasyim, meminta izin untuk menyebarluaskan­ RESOLUSI JIHAD MELALUI RADIO. Pada Pidato Bung Tomo.

K.H. ahmad Muchid Muzadi (Pemuda Anshor 1945 dari Jember Jawa Timur) Mengatakan : *" Hai.. Tentara inggris, ayo kita berperang, kita ini tidak takut, kalau mati kita syahid, kalau hidup kita akan menjadi bangsa yang merdeka ".*

Ustadz Muhammad Yahya Waloni (Pendeta yang Muallaf) dari Manado Sulawesi. Mengatakan :
*" Indonesia itu merdeka bukan dengan teriakan _Haleluya_  akan tetapi dengan Teriakan dan Pekikan Takbir.. Allohu Akbar.. Allohu Akbar.. Allohu Akbar.. "*
Pasukan terdepan yang bertempur di Surabaya adalah :
(1). *Laskar Hizbullah* yang di pimpin oleh K.H. Zainal Arifin, dari Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Wafat di Jakarta.
(2). *Laskar Sabilillah* yang di pimpin oleh K.H. Masykur, dari Pon-Pes Mishbahul Wathon (Pelita Tanah Air) Singosari Malang Jawa Timur.
(3). *Barisan Mujahidin Indonesia* yang di pimpin oleh
K.H. Wahab Hasbullah Pon-Pes Tambak beras Jombang Jawa Timur.
(4). PETA Sebagian besar Batalionnya di pimpin oleh Para Kyai NU.
(5). Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Resolusi Jihad NU (Sejarah yang terlupakan) Cukup di sayangkan, karena Resolusi Jihad NU 22 Oktober 1945 *Tidak tercatat dalam Sejarah Resmi Indonesia.* Ada upaya untuk menghilangkan jejak peran *para Santri dan Kyai* dalam memperjuangkan kemerdekaan. Hal itu di duga terkait dengan kebijakan Rasionalisasi, Nasionalisasi dan Modernisasi TKR, yang mengakibatkan para *Milisi terdepak* dari TKR. Walau sedikit kecewa pada pemerintah saat itu, tapi para pejuang NU tetap sadar bahwa mereka berjuang bukan untuk pemerintah, tapi membela negara dan tanah air, mereka tetap setia dengan Resolusi Jihad dan tetap selalu menjaga serta membela NKRI.
Mereka tidak pernah berfikir untuk melawan pada pemerintah yang sah, apalagi memberontak dan KUDETA. Bahkan mereka berperang lagi menghadapi Agresi Militer Belanda tahun 1947-1948.
Semoga yang gugur membela NKRI menjadi Syuhada'..

Aamiin Allahumma Aamiin..      ������

Kamis, 20 Oktober 2016

MANIFESTO YANG SEPI

Manifesto Mahasiswa Indonesia


1. Mendorong pembangunan nasional yang merata dengan memperhatikan daerah terpencil dan terdepan serta mengutamakan pendayagunaan sumber daya dalam negeri.
2. Mendesak pengembangan industri pangan strategis demi terwujudnya kedaulatan pangan di Indonesia. Mendorong penguatan industri dalam negeri yang berorientasi nilai tambah di segala sektor. Reformasi BUMN agar menjadi pendorong utama pembangunan ekonomi nasional.
3. Wujudkan kemandirian energi, kembangkan energi terbarukan, dan hentikan eksport bahan material mentah dari bumi Indonesia. Hentikan proyek reklamasi yang mengganggu keseimbangan ekologi dan sosial.
4. Perkuat industri pertahanan dalam negeri, mendorong konsep pertahanan dan keamanan berbasis human security, menolak wacana kembalinya dwi fungsi TNI, ciptakan aparat keamanan yang professional.
5. Menciptakan Pendidikan berkualitas dan aplikatif yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat untuk mencerdaskan kehidupan Bangsa, dan mencetak sumber daya manusia indonesia yang berkarakter, dan berdaya saing global
6. Membangun solidaritas nasional guna menghadapi ancaman budaya yang merusak nilai nilai pancasila
7. Mendorong kebijakan pemerintah yang pro poor untuk menekan kesenjangan ekonomi agar tercipta keadilan sosial dan stabilitas di masyarakat.
8. Menolak praktik penegakan hukum yang tebang pilih dan penggunaan hukum sebagai alat kekuasaan, serta menuntut segera diselesaikannya kasus-kasus besar yang jalan ditempat.
9. Pengelolaan pemerintahan berbasis good governance dan clean government. Menolak segala bentuk intervensi asing terhadap kedaulatan politik Indonesia.


Minggu, 16 Oktober 2016

Rembulan Putih dilangit Jakarta IV

Rembulan Putih dilangit Jakarta IV (Dibawah langit jakarta, di taman para Pujangga) Kulukiskan cinta diatas kanvas cehya rembulan putih Bumi yang basah, rindu yang tlah jadi candu Masa yang memanjang membelai rerumputan Kusemai sebiji cinta dimusim basah

ahlan el-faz: Mana puisi sore ini Mia R: Aku jatuh cinta pada kesepian. Disitulah suara rindu riuh berserakan. Tandas di bulir air mata sebab sebuah penantian. ahlan el-faz: Senja di ibukota, oh penantian menuju gelapnya alam, dan rindu seakan menjadi suara lirih terhembus angin sore dan bisingnya ibukota Mia R: Ini rindu kesekian yang tak bisa aku jabarkan. Bisingnya ibukota pun luput dari hentakkan suara perempuan yang sibuk menimang cemas masa lalu. Dalam pikirnya; apa senja akan membawamu kembali atau tidak sama sekali? ahlan el-faz: Senja ini menanti hingga ujung penantian anak manusia, dan saat malam membangun mimpi menebar asa, rasa yg semakin memberhala dlm diri kita Mia R: Kali ini senja di kotaku hujan. Siluet jingga yang merona tak bisa aku rasakan. Kepak camar yang selalu terbang, kini hilang dari pandangan. Setabah ini kah aku harus menunggu magic hour yang memanjakan ingatan; sekadar menemaniku menantimu pulang. ahlan el-faz: Kiranya rintik hujan tlah memberatkan hatimu dalam penatian itu, maka teroboslah hingga jasadmu merasa, bahwa hujan senja adalah sebuah kisah romantisme tentang rindu, tentang cinta, tentang kita, insan yg terpaut dlm panantian, hingga jarak dan waktu tak berasa, dan jiwa salong memeluk, bersama suara rintik yg terasa jelas ditelinga kita... Mia R: Tak ada yang lebih pedih dari hujan di bulan juni milik Sapardi. Ketika insan saling menanti, tabah adalah saksi. ahlan el-faz: Malam ini seperti menabur rindu dibawah temaram cehya lampu-lampu jalanan yang tinggi, riuh diantara kendaraan dan jiwa yg lelah, dan hawa yang marah, hey kau yg masih senyum tawarkan anggur yang memabukkan, dekaplah angganku, Mia R: Cawan anggurku pecah, seraya kau pergi ke entah. Aku sudah tak suka lagi mendekap, karena kau tak pernah menangkap. Anganku bukan anganmu. Aku hanyalah kerikil yang tak kau anggap. ahlan el-faz: Tiadalah insan pergi dicari, aku akan kembali, seperti pada lintasan meteor dilangit, dengan daya beredar dan kembali, menuju satu titik, dan melebur menjadi debu, kerna kita hanyalah debu yang halus, bukan kerikil yg tajam menggores pada kulit jasadi Mia R: Lewat gempita malam, kulangitkan doa. Agar kau segera kembali; karena hanya lewat malam, suara terdengar lebih syahdu, gemericik hujan di sudut mata lebih terasa. Untukmu yang sedang berjuang; seorang perempuan menantimu di seberang, berbekal harap kau akan datang. Bawalah segera mahar, agar tak tersekat kala dekat. ahlan el-faz: Adalah cinta dalam kalbu, meramu masa hingga menjadi asa, harapan yang akan kita genggam atau junjung tinggi demi sebuah janji pada ibu pertiwi, bakti cinta kasih kita pada negeri, dimana harapan tlah kita semai, untuk esok anak cucu kita, dan kita akan terus berderma dengan bait romantik penuh kisah, mahakarya sang maestro, ahlan el-faz: Hey fajarku, cehya putih dilangit ibukota, hingga rindu yg membuncah hilang kembali, jadi percikan keCil dan hilang dikegelapan, menjadi diam bak telaga nan dalam, menjadi misteri dalam rimba yang akan jadi legenda, bukan sejarah atau roman, yang harus diingat atau dinyanyikan tiap mentari bersinar dipagi hari...

ahlan el-faz: DAn kau masih keluh kesah, hey perempuan saat senja memanja tlah memudar diperaduan... ahlan el-faz: Kecuplah dengan keikhlasan doamu dinda... Mia R: Tentu, kanda. Doa yg dilangitkan ke semesta, adalah doa paling iklas, walau berurai air mata yang tandas. ahlan el-faz: Semoga air matamu menjadi saksi atas keikhlasan cintamu dinda, bersama doa dan puji puji mu pada yang maha pengasih dan maha penyayang... Mia R: Aamin ahlan el-faz: namamu yg sederhana, tersusun dari huruf, menjadi simbol sang perempuan, iya, itu kamu mia, kamu... Mia R: Hey abangku, namamu yg sederhana menyejukkan mata kala huruf demi huruf tersusun. Iya. Ahlan. ahlan el-faz: Walaupun kopinya pahit, tp selalu manis pada setiap bait yg tergores ditanganku dinda Mia R: Nikmati lah kopimu. Mungkin di situlah bahagia mu tercipta. ahlan el-faz: Setiap teguk adalah kamu dinda, iya kamu mia... Mari berpuisi dalam kerinduan biasa Mia R: Aku hanya mampu sesapi kopi, meneguknya hingga habis aku tak sanggup. Karena rinduku tak boleh tandas. ahlan el-faz: Kopi hanyalah kopi, seteguk bersama air menghitam, menjelma menjadi tinta tuk sekedar melukis wajahmu, menulis namamu, dijiwaku, ya didadaku, Mia R: Dalam setiap tegukanmu, aku merasa hidup. Kau membuatku mengerti, bahwa kopi tak selalu pahit, namun manis ketika kita nikmati bersama kala senja kembali ke peraduannya. ahlan el-faz: Hey perempuan, terkadan pahit adalah manisnya hidup disuatu pagi, kala mentari akan hangatkan jasad kita, sedang kita masih bisa bercanda, bercerita tentang kisah lalu kenapa kita bertemu, dan cerita tentang hidup saat tanganku dan tanganmu saling memegang erat, dan memaknai hidup dalam keseserhanaan itu.. Mia R: Kita tertawa saat kisah lalu begitu menggelikan. Lalu aku hanya mampu menengadah doa ke langit malam; semoga kesederhanaan cinta kita sampai pada telinga semesta. ahlan el-faz: Semua akan tergetar kerna doamu dinda, tiap larik dalam baitmu bagai malaikat yg mendoakan tiap rasa yg mengalun mesra nan manja, merayu alam, mengetuk sang pencipta yg maha kasih dan maha penyayang, dan cinta kita adalah kerna cintaNya... Mia R: Sungguh ini bukan rekayasa, muasal bahagia kini sedang tercipta, aku dan kamu lingkarkan rasa pada satu ikrar janji setiap hingga kita tak lagi bersama; dipisahkan Tuhan, lalu bertemu di Surga. ahlan el-faz: Tiada rasa yg tumbuh kerna rekayasa manusia dinda, ia datang, bersemi, tumbuh, berakar kuat dan hingga menua, walau terkadang menguning kerna musim yg kering dan bumi yg tak lagi basah, namun akan tiba saatnya menghijau kembali, berbuah, dan itulah cinta dinda, Mia R: Abang, malam sudah hinggap. Menyentilku untuk segera terlelap. Tak apa jika aku lebih dulu menyulam mimpi bersama segala aksara indahmu itu? Biar aku abadikan kamu dalam mimpi ku. ahlan el-faz: Met rehat, nite... ahlan el-faz: Mia Mia R: Haloo abang ahlan el-faz: Rinai hujan memanggil namamu dinda... Mia R: Sampaikan pada rinainya, bahwa aku ingin segera bertemu denganmu. ahlan el-faz: Saat pertemuan itu, Hujan akan menceritakan tentang kita, cerita tiap tetes yg jatuh ke bumi, menghijaukan yg tumbuh, seperti cinta yg terus tumbuh, Mia R: Hujan selalu menceritakan kenangan yang tak pernah usai diingatan. Serupa kita. Cinta yang tumbuh akan dipeluk semesta. Abadi--- tak lekang oleh waktu. ahlan el-faz: Hey perempuanku, bila kah waktu terus berlalu, menua-kan jasad kita, mendewasakan jiwa kita, dan cinta kita tetap tumbuh kokoh, dan tetaplah eratkan pegangan kita, jemput mentari pagi bersama mimpi untuk sebuah negeri... Mia R: Genggaman eratmu jangan lepas. Ajak aku menikmati hidup dalam balutan cinta suci. Karena Tuhan bukan nafsu semata. ahlan el-faz: Keindahan, cinta, nafsu, hanyalah serederet ciptaanNya, dan kita hanyalah hamba yg lemah, ahlan el-faz: Hey, kesucian hanyalah milik Alloh, kita hanya terus berupaya men-_sucikan diri, dan cinta yg suci hanya milik orang2 yg terus mensucikan jiwa dlm mencinta.. ahlan el-faz: Selamat pagi hey perempuan bersayap bait bait yang kurindukan... Mia R: Selamat pagi pun pria bersahaja yang aku nantikan puisinya yg paling puisi..

ahlan el-faz: Gelap dan hujan seakan menyatu dimalam ini
ahlan el-faz: Dan itu tanpamu
ahlan el-faz: Iya tanpa kamu
Mia R: Aku disini; hatimu. Tak pergi berlalu. Tetap untukmu. Sedahsyat apapun hujan, doaku selalu menyertaimu. Tak lekang oleh waktu.
ahlan el-faz: Sungguh lembut jiwamu hey perempuanku, lewat setiap kata dlm doamu, kau hadir dalam tiap langkah, hingga saat kupejamkan mata, saat malam mulai larut, sedang halusnya jiwamu kan tetap mendamaikan tidurku...
Mia R: Aku hanya perempuan yang sedang mencoba ada. Ada dalam setiap helamu, degupmu, langkahmu. Karena aku ingin dekat serupa detik dengan detaknya.
ahlan el-faz: Dan seperti pagi yang akan menghangatku, menemaniku diantara awan putih dimana matahari akan terbit,
Mia R: Mentari masih enggan menampakkan diri. Entah ia telah nyalang atau hilang. Lalu kau datang hangatkan jiwa, sebagai pengganti cahaya di pagi ini.
ahlan el-faz: Yang kesekian kuinjakkan kaki bersama jiwaku dibumi borneo, tanah yang menyimpan emas hitam dan segala anugerah kekayaan Tuhan semesta, rasa bersyukur terus aku panjatkan, walau ketimpangan rakyatnya begitu kentara didepan mata, disepanjang jalan, dipinggiran sungai mahakam..
Mia R: Hati-hati, abang. Doa adik menyertai langkahmu.


ahlan el-faz: Seperti pecinta yg siap disakiti...
Mia R: Dan selalu butuh sandaran
ahlan el-faz: Bersandarlah dikau didadaku, atau dihatiku...
Mia R: Agar aku bisa rasakan dadamu yang debar, nadimu yang getar.
ahlan el-faz: Dan getaran itu teramat lembut untuk sekedar kau rasakan dindaa
Mia R: Dan aku hanya bisa terdiam. Syahdu~
ahlan el-faz: Tersenyumlah hey perempuan bersayap bait bait kerinduan...
Mia R: Semburat senyumku ada karenamu. Menetaplah.
ahlan el-faz: Dan aku akan menetap, tak usah kau risau, kerna menjaga hatimu adalah menjaga surgaku, surga kita dinda...
Mia R: Surga yang begitu kita rindukan.

Mia R: Selamat pagi, abang. =-)
ahlan el-faz: Pagi dinda


Mia R: Abang take off jam brp?
ahlan el-faz: Jam stengah 9 dinda
ahlan el-faz: Sejam an lg
Mia R: Hati2 di atas awan ya, bang. Sampaikan pada langit, seorang perempuan sedang menunggu prianya sampai di tujuan.😉
ahlan el-faz: Sudah kusampaikan sama awan putih yang lembut dan ramah dinda
Mia R: alhamdulillah...
ahlan el-faz: ó°€€ ó°€€
ahlan el-faz: Hey perempuan bersayap bait bait kerinduan...
Mia R: Hey pria puitis
ahlan el-faz: Mari berdendang dbumi melayu, laguan gurindam, dtanah sang empunya pujangga
Mia R: Ada yang ingin aku sampaikan perihal rindu dan kamu yang tiada bertemu akhir.
ahlan el-faz: Sampaikanlah dengan segala rasamu adinda, jika detak jantungmu bergetar kencang itu pertanda bahwa ada cinta yg tak akan berakhir...
Mia R: Detakku selalu tak beraturan kala namamu kusebut dalam doa syahdu di sepertiga malam.
ahlan el-faz: Sungguh ketakberaturan itu adalah satu kekuatan yg mandiri, dialah kekuatan yg mampu menjadi arus dalam cerita kehidupan dinda,
Mia R: Abang sdh memejam?
ahlan el-faz: Selamat pagi hey perempuanku, Silir gemilir angin pagi, berkejar dengan cercah hangatnya sinar mentari pagi dipulau ini, embun yg jernih diantara dedaunan ikut melebur, menjadi cerita pagi dibumi melayu,




ahlan el-faz: Dindaa
Mia R: Iyaaaa abang
ahlan el-faz: Bikinin puisi dong
Mia R: Akulah penikmat secangkir cappucino yang kau buat kala malam ditemani gempita, dari sekadar menyesap hingga ku teguk habis tanpa sisa, setia menunggu kau meraciknya karena cinta.
ahlan el-faz: Mau kah kau mencicipi kopi kasih sayang hay adinda
Mia R: Boleh. Berikan padaku!
ahlan el-faz: Sehitam kopi dan semanis rasa kasih sayang yg aku berikan padamu dinda
Mia R: Dalam pekat kopi, ku temukan cinta yang berbumbu manis; adalah kau.
ahlan el-faz: Seperti malam dan rembulan, indah bersama senyum manismu dinda
Mia R: Senyumku tak lengkap bila kau tak disisi, kanda. Kemarilah! Mari kita bersua, menikmati dekat, tanpa sekat.


ahlan el-faz: Dinda
Mia R: Iyaaa bang
ahlan el-faz: Puisi
Mia R: Tik tok tik tok. Denting apa itu? Rindu atau cemburu? Aku tak bisa menerka karena saat ini dirimu jauh dari tatap mata. Tuan, pulanglah. Apa kau lebih suka jika rinduku terbakar cemburu?
ahlan el-faz: Rindu bercampur cemburu,
ahlan el-faz: Dan hujan akan turun, memelukmu..
Mia R: Di bawah rinainya aku terjatuh, air mata luruh, sedang kau asyik bercumbu dengan doa; perihal temu yang belum terbalas waktu-- menuggu dikabulkan atau diabaikan.

ahlan el-faz: Sejuk jiwa bercengkerama dg angin laut dan ombak kecil diselat malaka,

ahlan el-faz: Dan pagi-pun merindukanmu hey perempuanku...
Mia R: Embun pagi berkata "baik-baik lah di tempat mu. Jika rindu akan diriku, temuilah aku lewat doamu.

Prinsip-prinsip Kontra Intelijen

Prinsip-prinsip Kontra Intelijen

Sekedar sebagai penyegaran kepada para Ronin dan Senopati tanpa Tuan yang berhati merah-putih, khususnya jaring Blog I-I, perkenankanlah saya menyampaikan beberapa prinsip yang harus rekan-rekan hayati dan jalani dalam melaksanakan fungsi kontra intelijen terhadap musuh-musuh Indonesia Raya.

Beberapa prinsip tersebut antara lain:

1. Aktif dan menyerang, maksudnya adalah bahwa seorang perwira dan pelaksana fungsi kontra intelijen harus memiliki prinsip aktif mencari tahu gerakan dan tujuan lawan serta dengan seksama mengamati setiap langkah yang ditempuh lawan. Menyerang disini bukan berarti secara realita melakukan penyerangan, melainkan tidak bertahan, tetapi bahwa kita beroperasi di wilayah hukum kita, tidak ada yang perlu ditakuti dalam mengamati lawan siapapun dia. Berbeda dengan model bertahan, adalah hanya untuk pengecut yang ketakutan di rumah sendiri.

2. Menguasai medan dan jalanan, sebagai kelanjutan dari sikap yang aktif maka prinsip penguasaan medan dan jalanan adalah syarat mutlak dalam melakukan operasi kontra intelijen. Dengan penguasaan medan dan jalanan akan membuat jalannnya operasi berjalan lancar dan natural serta tidak ada kejutan dari pihak lawan karena berbagai seluk-beluk lingkungan adalah dalam penguasaan kita. Hal ini juga akan mengurangi manuver intel asing yang pandai menghilangkan jejak ketika sedang diawasi.

3. Tidak mengabaikan analisa. Salah satu kelemahan unit operasional adalah seringkali meremehkan analisa karena bagi mereka sudah bertahun-tahun melakukan kegiaan kontra intelijen, pengalaman dan insting di lapangan lebih penting. Namun dunia sangat dinamis dan berbagai metode juga berkembang pesat, sehingga sangat diperlukan pengetahuan yang luas khususnya dalam menganalisa model-model kegiatan intel asing yang dalam kaitan ini memerlukan analisa.

4. Terus-menerus dalam peningkatan dan penyegaran operasi dengan latihan-latihan. Berbagai pendekatan untuk meningkatkan profesionalitas unit kontra intelijen harus dilakukan secara berkala baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Hal ini untuk menjaga kesegaran dan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas. Selain itu juga untuk memperkaya dan mempersiapkan kesiagaan unit kontra intelijen dalam mencermati setiap dinamika dan kemajuan zaman dalam operasi-operasi intelijen di seluruh dunia. Denan bekal tersebut, unit kontra intelijen akan siap mendeteksi dan menghancurkan jaringan operasi intelijen asing di negara.

5. Bergantian, maksudnya adalah bahwa akan lebih efektif dan segar apabila para pelaksana dalam unit kontra intelijen bekerja secara bergantian dan tidak bertahan dalam satu posisi terlalu lama. Hal ini merupakan tuntutan pekerjaan untuk dapat fokus pada operasi dan tidak berpikir kemana-mana. Satu hal yang juga sangat perlu adalah adanya rotasi dimana petugas non-kontra intelijen juga perlu mengalami operasi kontra intelijen untuk melenngkapi, setidaknya 2 sampai tiga tahun.

6. Tidak pernah menyerah merupakan prinsip yang tidak bisa ditawar karena hal ini berkaitan dengan keberhasilan misi mengkonter intelijen lawan.

7. Tidak sombong/merasa paling hebat dalam jajaran intelijen. Setiap fungsi intelijen penyelidikan, pengamanan dan penggalangan memiliki keunikan dan kesulitan tersendiri yang menjadi model yang tidak dapat dihindari. Perilaku menang sendiri dan sombong yang dipicu oleh eksklusifitas suatu unit operasi seringkali membuat lupa diri dan ketertutupan unit yang justru akan berdampak negatif bagi pengembangan acara

8. Mudah bekerjasama adalah suatu prinsip sederhana yang sulit dilaksanakan karena seringkali kenyataan menunjukkan bahwa ego pribadi dan sektoral lebih besar dibandingkan dengan kepentingan operasi. Faktor ini sering membuat operasi kontra intelijen berantakan karena pihak musuh telah tahu potensi perpecahan yang dan memanfaatkannya untuk melakukan adu-domba.

9. Menghargai dan menghormati profesi

10. Mengetahui sejarah intelijen Indonesia, kisah-kisah legenda intelijen dan kontra intelijen, serta menjadikannya sebagai modal dan acuan dalam mengarungi perang intelijen tanpa akhir.

Demikian, silahkan ditambah atau dikoreksi.
Terima kasih
SW
https://intelindonesia.blogspot.co.id/search/label/kontra%20intelijen

Tentang Intelijen dan KontraIntelijen

Tentang Intelijen dan KontraIntelijen

Setelah baca baca kultwit yang di sajikan oleh bu Esti... saya jadi tertarik untuk memposting-nya disini. Mudah-mudahan bisa jadi tambahan pengetahuan dan pencerahan bagi kita semua... Setidaknya suatu saat nanti jika saya lupa, masih bisa lihat disini...
Kisah Cinta ‪#‎Intelijen‬ ‪#‎KontraIntelijen‬ dan ‪#‎PsychologicalWarfare‬ ~ @estiningsihdwi ~ Psikolog Berdongeng
Sedikit penjelasan, bagaimana cara anda-anda semua ditipu...
----------------------------------------------
Sejak beberapa hari terakhir, saya diprotes terus...
Katanya, mbok bahas ‪#‎Psikologi‬ bu...
Jangan bahas yg ngeri-ngeri... :)
Tiap hari bahas #Psikologi kok sob.
Malah hari-hari terakhir praktek teori-teori Psikologi.
Ya itu... #PsychologicalWarfare alias ‪#‎PsyWar‬ :)
Bahas tentang INTELIJEN...
Kepagian nggak ya?
Nyrempet-nyrempet #Psikologi lhoo.... :)
----------------------------------------------
Banyak berita sprt:
"Media massa dipantau intelijen", "Badan Intelijen nenemukan...", intelijen ini, itu... etc.
Pengetahuan bola baru sy ;p ~> "si anu diawasi scout team papan atas". *intelijen
Mungkin ahli intelijen akan bilang saya sok tau, hehehe gak papa lah.
Namanya juga simbok-simbok. ;p
Tips: Rahasia masak rawon enak...
Daun bawangnya dihancurkan campur dlm kuah.
Hasil operasi intelijen di warung rawon enak. :)
Mohon maklum, emak-emak ini kalau ada istilah rada asing bersliweran. Jadi ingin tahu... :)

----------------------------------------------
Intelijen selalu dikonotasikan dengan agen rahasia, cukup berhasil #PsyWar melalui film-film, terutama yg dari hollywood.
#PsyWar? Kurang lebih begitu.
Kegiatan Intelijen sesungguhnya berhubungan juga dgn kegiatan keseharian kita.
Adegan berbahaya sprt di film; disekap, culik, dll.
Ini menanamkan dlm alam bawah sadar bahwa INTELIJEN adl kawasan rahasia & terlarang.
Padahal...
INTELIJEN lekat dg keseharian, misal beli laptop merk A, dicari tau dulu; mulai spec, harga, garansi, etc ~ Tak beda dgn kegiatan intelijen.
INTELIJEN tak jauh dari seni mencari, mengumpulkan dan mengolah informasi strategis yg diperlukan utk melakukan tindakan.
Tidak ada yg aneh & misterius, biasa saja.
Namun secara khas ada prinsip kerahasiaan.
Mirip-mirip selidiki calon istri/suami ;p *intelijen
Ya... INTELIJEN itu biasa saja. Anda tanpa sadar sering melakukannya... :)
----------------------------------------------
Prinsip rahasia INTELIJEN inilah yg kemudian menjadi mitos praduga-praduga yg berkembang di masyarakat.
Misalnya... Pihak Intelijen "menginteli" rakyat yg berseberangan dgn pemerintah <~ Ini pemahaman & praktek yg salah. :(
Pemerintah yg "menginteli" rakyat hanya ada di negara komunis, junta militer dan negara otoriter.
Tujuan: melanggengkan kekuasaan!
Negara komunis, junta militer & negara otoriter <~ Harus berterimakasih pada film hollywood yg sukses citrakan intelijen sbg hal tak lazim.
Disini #PsyWar #PsychologicalWarfare nya...
#Psikologi kan... :)
Tujuan Intelijen di negara komunis, junta militer & negara otoriter jelas...
Supaya rezim semakin langgeng!
Rakyat dibuat tidak bisa berpikir pola-pola intelijen, mudah terpengaruh propaganda dan... ini yg terpenting tidak kritis! Nrimo apapun!
----------------------------------------------
Sebagaimana pengetahuan saya tentang ‪#‎PsyOps‬.
Intelijen juga berlaku dimana-mana.
Intelijen memang berlaku dimana-mana, perang media juga tdk lepas dari operassi intelijen, pasti lah... :)
Saya, dan entah mungkin juga anda terkadang binggung dengan pemberitaan media.
Binggung mana yg benar & salah.
‪#‎Media‬ #Intelijen #PsyWar
Binggung mana yg berita beneran atau mana sekedar pengalihan.
#Media #Intelijen #PsyWar
Binggung yang....... etc. :)
#Media #Intelijen #PsyWar
Walau begitu..... ‪#‎Ehm‬
Sebagaimana memahami #PsyWar ilmu #Psikologi Massa.
Tentu saja kita harus ngerti KONTRA INTELIJEN.
----------------------------------------------
Mari lanjut bahas #Psikologi :)
Psikologi lho.... #PsychologicalWarfare #PsyWar
#Intelijen & #KontraIntelijen
Tadi sudah sikilas tentang #Intelijen dan pemanfaatan #Psikologi utk #PsychologicalWarfare #PsyWar. :)
Kalau #KontraIntelijen yang gimana?
Sebagai orang awam, saya merasa perlu belajar tentang #Intelijen dan #KontraIntelijen karena kita hidup di dunia cyber. ;p
Jangankan "media" atau personal yg hebat seperti para sahabat semua.
Emak-emak ini aja mau belajar kok. ;p
Saya yakin semua pasti bisa. :)
Masalahnya siapa yang akan memimpin issue adalah yang menguasai media.
#Ehm
Oleh karena itu...
Siapapun yang TIDAK menguasai media, alangkah baiknya memahami #KontraiIntelijen supaya tidak mudah kena jebakan betmen... :)
Jebakan betmen murahan seperti... Media sebelah keluarin issue A, rame-rame pro kontra issue A ~ Ikut bikin rame, makin ngetop, etc.
Seorang selebtwit keluarkan suatu issue murahan... Anda reaktif berlebihan, gelisah, ribut, etc... Bisa jadi kena jebakan betmen. ;p
Terjebak "permainan" #Intelijen media sebelah, artinya melancarkan agenda "orang sebelah". :)
----------------------------------------------
Balik ke #KontraIntelijen....
KONTRA INTELIJEN prinsipnya "melawan" Intelijen ~ Suatu tindakan menangkal kegiatan #Intelijen yg dimaksudkan utk tujuan tertentu.
Peran paling mendasar dalam #KontraIntelijen agar kebenaran tetap tersembunyi #1
Kegiatan #KontraIntelijen harus mampu menghindarkan/menjauhkan khalayak umum dari fakta kebenaran tersebut. ;p #2
Tentu saja #Kontraintelijen bisa mengganti KEBENARAN atas KETIDAKBENARAN. :)#3
Ini masih #Psikologi jugak ya.... ;p
Saya yakin sahabatku skrg bisa mengidentifikasi & menganalisa, #Intelijen dan #KontraIntelijen yg sedang berlangsung saat ini. :)
----------------------------------------------
Contoh yg kasat mata:
BUKTI dan FAKTA Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, Penjajahan, Perampasan, Penindasan..
Sekian banyak orang pintar telah memaparkan fakta berikut analisa, tapi... #KontraIntelijen kemudian bermain. :(
Mulai seru nih, Intelijen & Kontra Intelijen... Lanjut... :)
----------------------------------------------
Berita media ada dua macam:
~ Intelijen
~ Kontra Intelijen
Saya sebut saja begitu agar mudah dipahami. :)
#Hipotesis
Semakin banyak FAKTA #Intelijen beredar di lapangan/media maka MAKIN BANYAK #KontraIntelijen di media.
Makin banyak KEBENARAN dirasakan secara nyata di lapangan (oleh korban, sebut saja begitu) maka semakin banyak #KontraIntelijen di media.
Prinsip #Propaganda kurang lebih begitu... :)
#PsyWar
----------------------------------------------
Langkah-langkah #KontraIntelijen berserta formula dasarnya, kurang lebih adalah...
Oklusi, Diversi, Invalidasi, Eliminasi.
Saat FAKTA kebenaran #Intelijen keluar ke khalayak. Misal, pemimpin menjual rakyat.
4 (empat) langkah dasar #KontraIntelijen akan bermain.
#1 #Oklusi ~ Menyembunyikan, menutupi dg dilebih-lebihkan, kamuflase, disembunyikan fakta lainnya, etc.
Apapun utk tutupi temuan Intelijen!
#2 #Diversi ~ Dengan stimulus pengalihan fakta.
Merubah fokus publik kearah yg lain (ke arah yg salah).
Bisa wacana pemecah fakta, fakta hiburan, *red herring, sesuatu yg menggiring ke arah yg salah, menjauhkan dari yg ingin dirahasiakan.
*Red Herring ~ Memakai argumen yg tak ada hubungannya ~ Pengalih perhatian dari masalah, menggiring menuju kesimpulan yang berbeda.
Bisa diciptakan "rahasia pengganti".
Rahasia Jebakan! ~ Seolah2 ketahuan padahal menutupi rahasia yg sesungguhnya.
Biasanya anda tertipu :(
Aneka ragam cara pada langkah #2 #Diversi ini yg paling sering kita lihat di sosmed. ;p
#3 #Invalidasi ~ Menganulir fakta kebenaran Intelijen dan "menghabisi" siapa saja yang mungkin mengekspos.
Invalidasi ~ Langkah yg paling "terbuka" sehingga prosesnya paling mudah dilihat. Mudah diidentifikasi.
Saat ada penyangkalan pd seseorang atau suatu wacana/fakta.
Sahabatku nan cerdas sedang melihat satu fase operasi #KontraIntelijen.
*ting
Memvalidasi ~
1. membuat valid; membuktikan; konfirmasi.
2. memberikan kekuatan hukum bagi; melegalkan.
3. konfirmasi resmi / persetujuan.
Sebaliknya...
INVALIDASI ~> Menolak, menyangkal, & mendiskreditkan sesuatu ~> membuat wacana batal dan melumpuhkan kekuatan & keampuhannya.
Kalau orang jawa:
"esok tempe, sore dele" > pagi tempe, sore kedelai.
Pagi hari sampai tahap final (tempe).
Sore mentah lagi (kedelai).
#4 #Eliminasi ~ Menghilangkan sisa ancaman aktual atau potensial yg dapat menggagalkan operasi #KontraIntelijen.
Cara tahap eliminasi bisa apa saja deh, cukup jelas...
Bukan pulang bawa koper seperti acara idol-idolan. ;p
----------------------------------------------
Tujuan dari semua operasi #KontraIntelijen adl SAMA ~> Membuat seseorang menyangkal kebenaran & percaya pada kebohongan-kebohongan.
*ting
Tahapan #KontraIntelijen dianggap berhasil saat orang-orang percaya pada kebohongan itu lalu menyebarkan kebohongan pada orang lain. #Agen
Media massa memainkan peran penting dlm proses, menyebarkan pd jutaan orang.
Jangan pura-pura heran, mrk memang dipekerjakan utk itu. #ups
#Agen #KontraIntelijen bisa berupa media atau seseorang (selebtwit misalnya :p).
Tugasnya menyebar bohong. ;p
Pada #KontraIntelijen, para ahli strategi biasanya tersembunyi dengan latar belakang remang-remang, sulit utk mengenalinya.
Para #Strategist lebih dari sekedar ahli intelijen, orang2 pilihan.
Beda dg *debunker (#agen) yg ada diatas panggung (selebtwit misalnya :p)
Jangan dicampur aduk. Beda tuh #Strategist sama #Agen ;p
#Agen ~> Tampil.
#Strategist ~> Samar-samar.
#Agen seringkali digambarkan sebagai orang yang terpelajar dan berpengetahuan, berpenampilan professional, tampak natural dan friendly. ;p
*debunker (#Agen) seringkali mengekspos berita-berita palsu nan lebay. hehehe
Debunker (#Agen) sering bertugas melakukan #Invalidasi.
Contoh sekitar anda, suka melabel, “orang gila”, “mony*t”, “tukang fitnah”, etc. :)
----------------------------------------------
Sahabatku yg cerdas nan lurus pasti sudah mulai paham nih konsep #Intelejen & #KontraIntelijen serta perkawinannya dengan #PsyWar media. :)
Mari kita hiburan sebentar....
#Ehm
Saya punya contoh dari hal yang saya alami sendiri.
Kisah #jilbab panjang, jenggot, congklang,... <~ Ini #Intelijen ~ Fakta kebenaran. :)
Pada kisah #jilbab panjang, semua langkah #KontraIntelijen sudah terjadi... hehehe.
Misal aja nih ya....
#1 #Oklusi, "pelarangan jilbab syar'i, jenggot & celana menggantung" diplintir "pelarangan jilbab" ~ Melebih-lebihkan utk menutup fakta!
#2 #Diversi, Pada kasus saya, semua model dipakai, mulai dari pemecah fakta, hiburan, red herring, etc.
Misal red herring ~ Jilbab panjang saya yang tertutup jas dijadiin isu bahwa saya pakai jilbab buntung alias sexy. Adaaa aja... :)))
#3 #Invalidasi, menganulir kebenaran ~ Selebtwit *debunker #Agen (entah mrk sadar dimanfaatkan/tdk :p) rame2 menuduh saya fitnah / hoax.
#4 #Eliminasi, meminta pihak2 tertentu utk menjauhi saya, merekayasa tulisan benar yg "laku" hilang dari berita, etc, etc. Adaaa aja... :)
Ahh... Oiya... Mereka menerjunkan pasukan pemaki, sehari terkadang hingga ribuan makian via twitter, fb, sms, mms, email, link, etc. :)
----------------------------------------------
Saat anda memahami konsep #Intelijen #KontraIntelijen kawin #Psikologi #PsychologicalWarfare.
Hanya senyum yg akan hadir saat dibully. :))
Jadi buat yg suka ngebuk kudu paham.
Mana yg mau "digebuk", mana yg tdk.
Lihat momen juga.
Jgn asal gebuk. ;p
#EdisiDiperalat
*ting
----------------------------------------------
Mau lanjut #Intelijen #KontraIntelijen kawin #Psikologi #PsychologicalWarfare. Tapi saya rasa kesulitan. Ilmu saya terbatas. :)
...Tidak ada kesendirian yang lebih terisolir dari ujub (rasa angkuh) dan tidak ada tolong-menolong yang lebih kokoh dari musyawarah...
----------------------------------------------
Selengkapnya ~> http://chirpstory.com/li/246839
----------------------------------------------
Mohon bantuan LIKE + SHARE.
InsyaAllah bermanfaat.
Follow @estiningsihdwi on twitter

Seni berperang Sun Tzu

Seni berperang Sun Tzu


Sun Tzu (400 – 320 SM) diyakini sebagai penulis Art of War (Seni Perang) sebuah karya militer klasik tertua dalam literatur Cina. Art of War diperkenalkan di Jepang sekitar tahun 716 – 735 M, dan seribu tahun kemudian muncul di Eropa, bertepatan saat bangsa-bangsa di benua itu memulai suatu serbuan untuk mendominasi dunia, khususnya di Asia dan Afrika.

Buku yang ditulis sekitar 2500 tahun yang lalu ini demikian terkenalnya, sehingga sekarang masih relevan dibaca dan dijadikan pegangan, diaplikasikan di kehidupan perang dan segala sesuatu yang mengandung 'persaingan/kompetisi'. Tidak hanya di dunia militer, bahkan di dunia politik dan bisnis sekalipun ilmu perang dari Sun Tzu ini masih dipakai hingga saat ini. Kata orang Jepang, “politik itu bisnis, dan bisnis adalah perang."

Berikut ini adalah sebagian isi dari Art of War yang monumental tersebut sebagai pencerahan untuk para politikus dan juga anda yang sekarang sedang “berperang” di bisnis, kantor, organisasi atau di tengah masyarakat. Dan tentunya, Art of War dibaca orang bukan karena di dalamnya terdapat pandangan-pandangan yang mutlak kebenarannya, namun lebih dari itu, karena mereka ingin mengambil "hikmah" setelah membacanya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQM_JnyetuTWxQNfmNdfigDW_tEnUHq6ZwiAerwjOM1SuWNB8KFnzYxS85kEW3Tu2zxjnHWJVS9uU_bq62BsZ3m9LCUEhCgRetVy9d7LDlj-yi5mZsfD9j39Y8auyW-xfR94WIpRbfP5g/s320/PocketSunTzu.gif
SENI BERPERANG oleh : Sun Tzu

13 bab Strategi militer klasik
1.  Kalkulasi
2.  Perencanaan
3.  Strategi
4.  Kekuatan pertahanan
5.  Formasi
6.  Kekuatan dan kelemahan
7.  Manuver
8.  Sembilan varuiasi
9.  Mobilitas
10. Tanah lapang
11. Sembilan situasi klasik
12. Menyerang dengan api
13. Intelijen

I. Kalkulasi

“Perang adalah urusan vital bagi negara; jalan menuju kelangsungan hidup atau kehancuran. Oleh karena itu, mempelajari perang secara seksama adalah suatu keharusan;”
Lima hal yang harus dipertimbangkan dalam mempelajari peperangan :
1. Alasan moral : keyakinan rakyat dan kepentingan negara untuk tujuan bersama.
2. Alam : cuaca, iklim, waktu.
3. Situasi : jarak, sifat alami, kondisi fisik.
4. Kepemimpimnan : kebijaksanaan, kepercayaan diri, keberanian, belas kasihan.
5. Disiplin : imbalan, ancaman, hukuman, logistik.

“Seni perang sangat penting bagi negara.
I
ni menyangkut masalah hidup dan mati,

satu jalan (tao) manuju keselamatan atau kehancuran.”


Tujuh aspek dan fakta kalkulasi :
Untuk memulai perang setidaknya panglima harus memperhatikan beberapa fakta dilapangan seperti dibawah ini.

1. Siapa yang dapat mempersatukan rakyat dan angkatan bersenjata
2. Siapa yang memilki komandan yang lebih baik
3. Siapa yang mampu memanfaatkan iklim dan keadaan suatu daerah?
4. Siapa yang dapat memberi perintah dan disiplin yang lebih baik?
5. Pasukan mana yang lebih tangguh?
6. Anggota pasukan mana yang lebih terlatih?
7. Siapa yang memiliki sistem imbalan dan ancaman hukuman yang lebih adil?
Jika kita lebih mampu memenuhi semua faktor diatas melebihi musuh, maka kemungkinan menang kita diatas musuh, sangat wajar untuk memulai peperangan. Namun jika faktor diatas kertas saja tidak mampu meyakinkan panglima untuk menang bagaimana dia dapat meyakinkan rakyat dan prajuritnya bahwa mereka semua akan berperang dan menang!
Jika tidak yakin menang untuk apa memulai perang!

“Mengetahui kapan seseorang dapat dan tidak dapat bertempur adalah kemenangan.”

“Militer yang menang, sudah menang lebih dulu, baru bertempur.

Militer yang kalah, bertempur dulu,
 baru mencari kemenangan.”

Tipu muslihat :
Perang dipenuhi oleh tipu muslihat dalam bentuk strategi, siapapun yang tidak mampu berstrategi dan tidak cakap dalam menggunakan tipu muslihat, tidak akan menang dalam perang apapun.

1. Yang mampu harus berpura-pura tidak mampu
2. Tampillah seolah-olah tak ada apa-apa padahal sedang mengaktifkan kekuatan.
3. Bila ingin menyerbu sasaran terdekat, seolah-olah sedang ingin menyerbu yang lebih jauh.
4. Bila ingin menyerbu daerah yang lebih jauh , seakan-akan ingin menyerbu daerah yang terdekat.



“Rahasia dari tipu daya adalah mengetahui
bagaimana memanipulasi pandangan musuh.
Membuat yang jauh kelihatan dekat,
dan yang dekat kelihatan jauh.”


Eksploitasi :
1. Pancing musuh dengan umpan yang kecil, lalu hancurkanlah setelah menyebarkan perselisihan diantara angkatan bersenjata.
2. Waspada musuh senantiasa siap siaga dan tanpa kelemahan.
3. Langkah mundur jika musuh kuat
4. Berpura-pura lemah sehingga musuh dikuasai rasa puas diri.
5. Sebar perselisihan jika kekuatan musuh bersatu padu.
6. Serang saat musuh tidak siap siaga.

Pertimbangan :
1. Kekuatan dan kelemahan pasukan diri dan musuh
2. Perencanaan yang cermat.

II. Perencanaan

Waktu adalah uang :
- Perbekalan
- Pengeluaran harian

Hindari pertempuran yang berlarut :
- Moral jadi turun
- Biaya yang boros
- Tidak aman dan rentan kalah

Bertempurlah agar cepat menang
Manfaatkalah sumber-sumber kekuatan musuh :
Misal : bekal rampasan musuh
- Pancing amarah musuh
- Bangkitkan motivasi untuk membunuh
- Rangsang untuk merampas harta kekuatan musuh

Taktik jitu menentukan nasib sebuah bangsa :
- Perang cepat negara aman
- Perang berlarut larut, persediaan negara habis, ekonomi ambruk, motivasi tentara jatuh.

III. Strategi


Perbandingan jika pasukan kita berhadapan dengan musuh :
Jika pasukan kita 10 : 1 dari musuh= kepung dan serang
Jika pasukan kita 5 : 1 dari musuh= pecahkan dan bagilah musuh lalu serang
Jika pasukan kita 2 : 1 dari musuh= menyerang 2 arah
Jika pasukan kita 1 : 1 dari musuh= dahului perang
Musuh sedikit lebih besar bertahan.
Musuh lebih besar berkelit dari serangan.
Musuh jauh lebih besar, mundur.

Kepemimpinan:
1. Panglima bagaikan pilar negara
2. Jika ia cakap berperang, negara menjadi kuat
3. Jika ia bukan pejuang yang baik, negara menjadi lemah


“Sang jenderal adalah pelindung negara.

Ketika sang pelindung utuh, tentu negaranya kuat.

Kalau sang pelindung cacat, tentu negaranya lemah.”

Penguasa akan membahayakan angkatan bersenjata, jika :

Memerintahkan maju / mundur pada waktu yang tidak tepat,

Tak bisa memperlakukan kemiliteran tanpa tahu militer itu sendiri,
Mengambil alih komando tanpa paham strategi militer.


Lima cara untuk menang :
1. Tahu saat perang dan tidak berperang
2. Tahu memanfaatkan kekuatan pasukan
3. Rebut simpati dan dukungan rakyat
4. Tunggu untuk antisipasi yang belum siap
5. Perwira cakap menjadi komandan yang tanpa campur tangan pemerintah.

Mengenal lawan dan diri sendiri :
1. Tahu kekuatan sendiri dan musush utuk mampu masuk dalam peperangan tanpa ancaman bahaya
2. Tahu kekuatan sendiri dan tak tahu kekuatan musuh memberikan kesempatan menang hanya separonya.
3. Tak tahu kekuatan sendiri dan musuh akan kalah.

“Kenalilah musuhmu, kenalilah diri sendiri.
Maka kau bisa berjuang dalam 100 pertempuran
tanpa resiko kalah.
Kenali Bumi, kenali Langit, dan kemenanganmu akan menjadi lengkap.”


IV. Kekuatan pertahanan

Alasan menyusun strategi :
1. Kita harus berjuang keras agar tidak kalah
2. Musuh yang harus terlebih dahulu membuat kesalahan besar baru kita mengalahkannya.
3. Kita tak bisa bilang kita tak akan kalah tapi kita tak bisa memastikan musuh akan membuat kesalahan sehingga kita meraih kemenangan, orang bisa tahu cara untuk menang tapi tidak bisa memastikan akan memperoleh kemenangan.
4. Yang merasa tidak yakin menang akan bertahan
5. Yang merasa akan menang maka menyeranglah
6. Meraka yang cakap dalam bertahan seolah-olah tak tampak oleh musuh
7. Mereka yang cakap dalam hal bertahan akan menang bila tiba saatnya untuk menyerang.

Menang tanpa air mata :
1. Ahli taktik akan tetap bertahan dalam keadaan aman.
2. Tak pernah lewatkan kesempatan hancurkan musuh.
3. Yang ingin menang harus terlebih dahulu menciptakan kemenangan.

Pahlawan yang benar-benar sejati tidak pernah membanggakan kecakapan atau keberanian mereka.
Mereka menang karena memiliki rasa percaya diri serta kemampuan untuk tetap pada posisi yang aman

Mengatur posisi :
1. Ahli tatik mempunyai sasaran-sasaran jelas dan disiplin yang ketat dalam pasukan.
2. Ahli taktik cakap :
a. Ukur jarak
b. Memperkirakan ongkos
c. Memepelajari kekuatan
d. Memperhitungkan kesempatan
e. Merencakan kemenangan.
V. Formasi

Penyergapan tiba-tiba, konfrontasi langsung :
1. Atur pasukan (organisasi) besar dan kecil
2. Komando (Komunikasi) pasukan besar dan kecil
3. Pasukan besar.

Hakikat kejutan :
1. Perang adalah konfrontasi langsung
2. Pasukan yang melakukan kejutan akan menang
Serangan tiba-tiba dan kofrontasi langsung ada dalam peperangan, kombinasi kedunya membuat suatu variasi perang.

VI. Kekuatan dan kelemahan


Inisiatif :
1. Pasukan pertama mengambil posisi yang fleksibel
2. Pasukan akhir ikut perang walau dalam keadaan kelelahan
3. Perwira melakukan gertakan mental
4. Umpan untuk mencapai tujuan yang dimaksud
5. Gertakan ke musuh
6. Ganggu musuh

Mengacaukan musuh :
1. Buat kegaduhan (kacaukan perhatian)
2. Serang satu arah

Ibarat air :
1. Tinggi ke rendah, menghindari musuh yang kuat tapi serang yang lemah
2. Ikut bentuk yang dilalui . Rencana berubah sesuai perubahan kubu musuh.
3. Tidak dominan pada suatu perubahan, ubah strategi sesuai perubahan pihak musuh.

VII. Manuver

Dari keterbatasan ke keuntungan ;
1. Strategi yang baik adalah lebih dahulu mencapai garis depan untuk menempati posisi yang menguntungkan lalu hancurkan musuh.
2. Atur jalan pintas
3. Hitung seksama keterbatasan menjadi keuntungan.
4. Sekalipun dalam keadaan yang prima tetap dalam keadaan yang waspada.

Keuntungan dan kerugian dalam manuver dan mobilitas:
1. Amankan perbekalan
2. Pasukan yang lincah maju terus tanpa istirahat
3. Organisir pasukan
4. Negara netral tidak boleh masuk dalam persekutuan
5. Jangan berperang yang belum pernah kita tahu kondisinya
6. Manfaatkan orang asli wilayah sebagai pemandu arah

Angin, hutan, api, dan gunung :
1. Serang saat waktu yang tepat
2. Jadikan Manuver pasukan yang efektif
Angin – cepat bagai tiupan angin
Hutan – tenag sesunyi hutan
Api – ganas bagai amukan api
Gunung – tahankan diri bagai gunung
Kegelapan – sembunyi tak tembus
Kilat – serangan tiba-tiba

VIII. Sembilan variasi

1. Jangan sekali-kali mencari perlindungan disuatu wilayah yang tidak aman
2. Jangan mengabaikan basa-basi diplomasi dalam meminta simpati suatu negara.
3. Jangan menunda suatu perjalanan pada saat suatu gerakan justru sulit dilakukan.
4. Dalam situasi penuh bahaya , merencanakan untuk meloloskan diri secepat mungkin.
5. Saat situasi sulit, bertempurlah sampai titik darah penghabisan
6. Ada rute perjalanan yang harus dihindari dan dipintasi agar dapat mengubah keadaan yang serba terbatas untuk memberikan peluang yang besar.
7. Biarkan musuh meloloskan diri sebagian walau punya kemampuan mengejar, pikirkan serangan berikutnya.
8. Untuk menghancurkan angkatan bersenjata, jangan terperdaya dengan kemudahan merebut kota.
9. jika perintah penguasa negara tidak mendukung kemajuan perang yang sedang berlangsung maka abaikan saja.

Kelemahan umum seorang komandan :


Bagi seorang jenderal ada lima bahaya –
Mereka Yang Bertekad mati, biasanya memang tewas.
Mereka yang Takut Mati, biasanya tertangkap.
Cepat marah, biasanya mudah dihasut.
Merasa terhormat, biasanya menolak segala hal yang merendahkan
Mengasihi orang banyak, ia bisa dibuat jengkel.
Kelimanya adalah bencana dalam militer.”

IX. Mobilitas
Penyebaran :
1. Ketika bergerak maju, jangan melalui punggung gunung / bukit tapi lewat lembah
2. Naik dataran yang lebih tinggi untuk tahu posisi yang paling menguntungkan menyerang dan bertahan.
3. Jika musuh di dataran yang lebih tinggi, jangan sekali-kali melayani/mendahului serangan.
4. Segera seberangi sungai, jadi musuh tidak ambil kesempatan – jangan serang musuh saat musuh di sungai – seranglah musuh saat baru menapakkan kaki di daratan ketika separo kekuatan ada di sungai.
5. Dataran lebih tinggi lebih baik daripada sungai.
6. Jangan menyerang musuh dihulu sungai.
7. Bial bertempur ditempat berawa, tetaplah bertahan dekat dengan tepi rawa yang berumput.
8. Lebih bagus lagi bila dibelakang pasukanmu terdapat pepohonan , ini strategi untuk bertempur didaerah rawa.
9. Pertempuran di tanah datar, maka letakkanlah ditanah yang datar.

Strategi perang :

"Jika pasukan musuh tampil tenang dan mantap,
berarti yakin akan posisi strategis dan kekuatan yang dimilikinya.
"

"Jika pasukan musuh menantang,
biasanya berarti mereka sangat cemas gerak maju lawan.
"

"Jika musuh memilih berada di posisi datar yang tidak menguntungkan,
biasanya berarti mereka sedang melakukan jebakan.
"

X. Tanah lapang/Medan

Tipe tanah lapang/medan pertempuran:
1. Mudah dilalui
2. Sulit dilalui
3. Netral : sama-sama sulit menyerang
4. Sempit
5. Berbahaya
6. Jangkaun jauh.

Bahaya yang dilakukan oleh pemimpin militer :

“Ada enam kesalahan yang bisa menyebabkan kekalahan;
yaitu pengkhianatan, ketidakpatuhan, kesia-siaan,
ketergesa-gesaan, kekacauan, dan kekurangmampuan.”

Panglima yang cakap merupakan aset yang paling berharga .
- Panglima wajib memerintahkan perang jika yakin pasukannya akan menang.
- Jika yakin akan kalah, jangan ikuti perintah penguasa untuk perang.



“Seorang jenderal mewakili nilai-nilai kebaikan

dari kebijaksanaan, ketulusan, kemurahan hati,

keberanian, dan kedisiplinan.”

XI. Sembilan situasi klasik

Ada sembilan situasi yang perlu diketahui. Situasi disebut;
1. Biasa-biasa – apabila musuh berada di wilayah sendiri.
2. Sederhana – apabila berada wilayah musuh namun belum terlalu jauh.
3. Kritis – apabila kedua pihak sama-sama ingin memperebutkan satu posisi tertentu.
4. Terbuka – apabila berada di wilayah yang dikuasai oleh kedua belah pihak.
5. Memegang komando – apabila telah merebut posisi strategis, komando semua daerah.
6. Serius – apabila berada jaug di dalam wilayah musuh
7. Berbahaya – apabila berada di wilayah yang tidak aman dan sukar
8. Sulit – apabila berada di wilayah yang merupakan jalur masuk dan keluar
9. Putus asa – terpojok

Keprajuritan yang cakap :
1. Paham hubungan internasional dalam hal diplomasi
2. Paham keadaan alam, gunung, rawa dan lainnya.
3. Paham dapat pemandu dari penduduk sekitar.

Ular dari gunung Chang :
1. Diserang kepala ekor melawan
2. Diserang ekor kepala melawan
3. Diserang tengahnya kepala dan ekor melawan.

XII. Menyerang dengan api
Lima serangan ganas :
1. Bakar pasukan musuh
2. Rebut atau hancurkan perbekalan mereka
3. Sarana transportasi diganggu
4. Gudang senjata dihancurkan
5. Jalur perbekalan di rusak.
Serang saat musim panas dan kering atau malam hari ketika angin berhembus kencang.
Bergerak dari kesempatan yang menguntungkan :
1. Menyerang jika yakin menang.
2. Penguasa tidak menyatakan perang karena rasa marah
3. Komandan menyatakan perang bukan karena rasa dengki
4. Berperang jika punya tujuan yang pasti

XIII. Intelijen
Jenis mata-mata :
1. Penduduk setempat lawan
2. Perwira militer dalam dewan istana
3. Mata-mata yang beralih haluan tetapi dapat dibeli
4. Mata-mata pembawa kematian – tawanan yang diinterogai
5. Mata-mata pembawa kepastian – membawa informasi dengan selamat
Upah yang besar bagi mata-mata rahasia
Info dari mata-mata dianalisa


“Mata-mata merupakan elemen penting dalam perang,
karena di pundak mereka bergantung kemampuan
pasukan untuk bergerak.”
Bidang intelijen merupakan kegiatan yang paling penting dalam peperangan sebab tidaklah akan tersusun suatu rencana perang yang efektif tanpa informasi dari musuh.
Keberanian terletak pada diri sendiri, sedangkan kelemahan musuh dibuat diri mereka sendiri.
Mereka yang terlatih dalam perang dapat membuat diri mereka tak terkalahkan, namun kelemahan musuh hanya diakibatkan oleh musuh sendiri
Mengetahui musuh anda, mengetahui diri anda, kemenangan anda adalah keniscayaan. Mengetahui bumi, mengetahui syurga, kemenangan anda akan menjadi lengkap.

http://pptapaksuci.org/keorganisasian/248-seni-berperang-art-of-war-sun-tzu.html?start=2