Minggu, 28 Agustus 2016

STRATEGI DAN TEKTIK GERAKAN

Strategi dan Taktik (STRATAK)

Strategi dan Taktik.
Tujuan dan Target:
  1. Memperkenalkan peserta tentang strategi dan taktik yang ada dalam PMII.
  2. Peserta mengetahui kerja-kerja strategis dan  taktis dalam konteks student movement (maping, martikulasi dan rekayasa sosial).
  3. Memperkenalkan pada peserta langkah-langkah dasar problem solving, manajemen isu, aksi dan advokasi.
Pokok bahasan:
  1. Membedakan wilayah kerja startegis (nilai keberpihakan) dan wilayah kerja taktik (metode dan tekhnik) dalam pergerakan.
  2. Strategi dan taktik gerakan yang ada dalam PMII selama ini dan cita-cita pergerakan.
  3. Manajemen isu tekhnik, problem solving, manajemen aksi dan advokasi dasar.
 STRATEGI DAN TAKTIK GERAKAN
 Pengertian
             Strategi adalah sebuah perencanaan  untuk menetapkan dimulainya sebuah gerakan sampai terwujudnya cita-cita gerakab. Sementara taktik adalah suatu rancangan gerakan yang bersifat spesifik sebagai bagian dari keseluruhan strategi gerakan yang dijalankan. Secara mudah bisa dikatakan strategi adalah keseluruhan rencana gerakan,  sedangkan taktik adalah langkah konkrit yang bisa berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kondisi sosial yang ada.
kondisi situasi sosial
  • Beroperasinya neoliberlisme [liberalisasi, privatisasi, deregulasi]
  • Menguatnya peran pasar [sebagai pemeang mutlak kebijakan ekonomi]
  • Melemahnya posisi negara [anjing penjaga beroperasinya system ekonomi neoliberal]
  • Penjualan asset-aset negara
  • Pencabutan subsidi sosial
  • Penghapusan biaya barang dan jasa
  • Pemiskinan massa
  • Depolitisasi massa
  • Ketercerabutan budaya
  • Mahalnya biaya pendidikan
  • Kerusuhan
  • Dll.
Rumusan  strategi gerakan berdasarkan pembagian lokus masyarakat

NOLokus masyarkatStratak gerakan
1Civil society
(masyarakat sipil: prmas, LSM, Germa, dan kelompok masyarakat lain)
  • Menciptakan budaya alternatif
–          membentuk kelomok-kelompok study kebudayaan
  •  menciptakan kesadran lokalitas (nasionalisme)
–          pendidikan politik  untuk rakyat
–          advokasi, pendampingan dan pengorganisiran rakyat
–          advokasi kebijakan
  • menciptakn kemandirian ekonomi
–          membangun ruang-ruang ekonomi kerakyatan (koperasi dll.)
–          pengorganisiran ruang-ruang ekonomi rakyat
  • mewujudkan pendidikan untuk rakyat [kurikulum berbasis kerakyatan, sekolah gratis, KHP(kritis, humanis dan professional)
–          menciptakan sekolah-sekolah alternatif
–          pressure kebijakan pendidikan
2Political Society
(masyarakat politik:negara, partai politik)
Negara
  • penguatan posisi negara terhadap pasar dan negara kapitalis
–          advokasi kebijakan
  • penegakkan supremasi hukum
–          advokasi kebijakan
partai politik
  • membangun ruang bargaining rakyat dengan partai poklitik
–          kontrak sosial/politik
3Ekonomic Society
[masyarakat ekonomi: pengusaha pribumi, investor, spekulan, MNC/TNC]
  • menciptakan keseimbangan pasar-negara-civil society
–          ontrak social/politik
  • membangun kantung-kantung kontrol rakyat terhadap pasar dan kebijakan ekonomi
–          menciptakan kelompok-kelompok study ekonomi dan kebijakan pasar
–          menciptakan serikat-serikat buruh
Merumuskan taktik gerakan berdasarkan strategi gerakan yang sudah disusun dengan mempertimbangkan tiga kerangka gerakan.
War of Position
War of Opinion
War of Movement
– NDP
  • Hubungan manusia-tuhan
  • Hub. Manusia-manusia
  • Hubungan manusia-alam
Konteks gagasan
  • Tentang masyarakat
  • Tentang negara
  • Tentang pasar
Kaderisasi
  • Formal [PKD,PKM, PKL]
  • Informal [pelatihan2]
  • Nonformal [kantong2 kader: FAMJ, BIGBANG, Sanggar jepit, MMJ,dll]
ASWAJA
  • Tawasuth (moderat-pola pikir): [Agama:Teologi, Fiqh, Tashawwuf.Filsafat:sunnah, Rasionalitas].
  • Tasammuh (toleran-pola sikap) (perbedaan-pluralisme) (agama:internal agama, Antar agama, Budaya; Ras, Adat, Suku, Bahasa)
  • Tawazun(keseimbangan-pola hubungan) [sosial:egalitarianisme.Politik: Rakyat><Negara.Ekologi: alam><Manusia.Ekonomi: negara-pasar-masyarakat]
  • Ta’adul (keadilan-pola integral) [Nilai Universal]
Manajemen Issu
  1. Basis Intelektual kader [injeksi dan soktrin kesadaran]
  2. Basis media [penyediaan media transformasi gagasan] Basis massa [investasi kesadaran]
Gerakan Horizontal
[pengorganisiran]
  • Level kampus
  • Level organ gerakan
  • Level massa rakyat
Gerakan vertikal
[desakan terhadap otoritas]
  • Kuasa kebijakan publik
  • Kuasa social ekonomi
  • Kuasa agama
  • Kuasa adat
  • dll
– PKT
Menejemen aksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar